Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Dampingi Bacabup Jepara Wiwit, Ini Dua Nama Bacawabup Potensial

Moh. Nur Syahri Muharrom • Sabtu, 20 Juli 2024 | 00:43 WIB

 

NAMA BARU: Wiwit foto bersama Purwanto, Ketua Desk Pilkada Gerindra Jepara saat pendaftaran penjaringan calon kepala daerah belum lama ini. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)   
NAMA BARU: Wiwit foto bersama Purwanto, Ketua Desk Pilkada Gerindra Jepara saat pendaftaran penjaringan calon kepala daerah belum lama ini. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)  

JEPARA, RADARPATI.ID — Bursa calon wakil bupati Jepara yang digadang bakal mendampingi Witiarso Utomo kian menghangat.

Bila sebelumnya Partai Nasdem dan PAN Jepara mengajukan sosok M. Ibnu Hajar sebagai bakal calon wakil Bupati Jepara yang mendampingi Witiarso, berbeda dengan Gerindra.

Meski sama-sama tergabung dalam tujuh partai yang kerja sama mendukung Witiarso, Gerindra menyodorkan nama kadernya sebagai pendamping Witiarso Utomo, yaitu Purwanto.

Diketahui, Witiarso Utomo atau Wiwit memang telah mendapat dukungan dari tujuh partai politik di tingkat kanupaten untuk maju sebagai calon bupati Jepara.

Antara lain Partai Nasdem, PAN, Gerindra, PKS, Demokrat, PDIP, dan Golkar.

Dari tujuh partai itu, baru dua partai yang secara resmi memberikan rekomendasi maju sebagai calon bupati kepada Wiwit, itu adalah Partai Nasdem dan PAN.

Dua partai itu pula baru saja mengusulkan ke DPP masing-masing agar M. Ibnu Hajar bisa mendampingi Wiwit sebagai calon wakil bupati.

Terbaru, Demokrat juga dikabarkan menyodorkan nama M. Ibnu Hajar sebagai bacawabup.

Ketua DPC Gerindra Jepara Arizal Wahyu Hidayat menjelaskan, pihaknya memang mengusulkan kadernya agar bisa dipasangkan dengan Wiwit.

”Restu dari Partai Gerindra kaitan calon bupati sudah ke Mas Wiwit. Sementara untuk calon wakil bupati, kami mengusulkan Mas Purwanto. Nanti akan diproses dan dibahas di partai koalisi, mengingat Gerindra Jepara cuma delapan kursi,” terang Arizal kemarin.

Ia mengakui, di antara tujuh partai lainnya memang ada yang mengusulkan M. Ibnu Hajar sebagai pendamping Wiwit dalam Pilkada Jepara.

Untuk itu, pihaknya bakal menghormati proses dan mekanisme yang berjalan dalam partai koalisi untuk menentukan pasangan calon bupati tersebut.

Dan siapapun nama yang muncul, nantinya tetap melalui mekanisme yang sudah disepakati.

Munculnya nama Mas Purwanto dan Mas Hajar juga tentunya sudah melalui persetujuan partai koalisi.

"Bisa saja nanti setelah PPP ikut masuk, akan ada cawabup-cawabup lain yang akan muncul,” papar Arizal.

Sementara itu, selain PAN dan Nasdem, kemarin Partai Demokrat juga mengusulkan agar Wiwit bisa dipasangkan dengan Gus Hajar.

Meski saat ini, rekomendasi dari Partai Demokrat terhadap calon bupati dan wakil bupati belum muncul, Ketua DPC Demokrat Jepara Latifun berharap rekomendasi itu nantinya bisa turun sekaligus.

”Semoga dalam waktu dekat bisa turun,” jelasnya kemarin.

Di tengah ramainya kerjasama politik yang berlangsung di tujuh partai politik penghuni DPRD Jepara, sejauh ini masih belum menarik minat PKB Jepara untuk ikut bergabung.

Ketua DPC PKB Jepara Nuruddin Amin menegaskan, partainya saat ini masih cukup santai menghadapi dinamika politik jelang Pilkada di Jepara.

”Kami slow dulu,” tandas sosok yang akrab disapa Gus Nung itu. (rom/war)

Editor : Abdul Rochim
#golkar #jepara #gerindra #Bacabup #demokrat #pks #nasdem #pdip #pan