JEPARA, RADARPATI.ID – Masa pendaftaran penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan wakil bupati (bacawabup) di PKB Jepara masih terbuka.
Hingga kemarin, sudah ada delapan sosok yang meramaikan penjaringan tersebut.
Ada yang mendaftarkan diri sebagai bacabup. Ada pula yang maju sebagai bakal bacawabup.
Beberapa sosok yang mendaftarkan diri untuk ikut penjaringan sebagai bacabup antara lain, Ketua DPC PKB Jepara Nuruddin Amin, Farisal Adib, Witiarso Utomo, Anas Arba’ani, Luluk Agus Yulianto, Ahmad Mudlofar, dan Brigjen Dwi Suryo Atmojo.
Sementara sosok yang maju dalam penjaringan bacawabup, ada sosok Hindun Anisah, Zainal Afrodi, dan M. Ibnu Hajar.
Dari beberapa yang mendaftar tersebut, sebagian besar merupakan sosok muda. Ketua DPC PKB Jepara Nuruddin Amin mengaku bersyukur.
”Yang kami harapkan masa depan Jepara di tangan anak-anak muda. Harapan kami memang mencari pasangan anak-anak muda. Supaya bisa lebih cerah,” paparnya.
Dalam penjaringan yang dibuka ini, rencananya setelah 12 Mei mendatang akan digelar pemeriksaan berkas. Apabila terdapat kekurangan, akan ia sampaikan ke peserta penjaringan.
”Setelah itu, DPP PKB akan mengundang calon untuk mengikuti fit and propper test.
Semua yang menentukan dari pusat. Jadi rekom juga yang menentukan DPP,” kata sosok yang akrab disapa Gus Nung tersebut.
Ia menegaskan, dalam penjaringan yang dibuka partainya tidak digelar penggodokan di tingkat DPC. Sebab, semuanya ditentukan langsung DPP PKB.
Sementara itu, di Blora tengah ramai kabar Tri Yuli Setyowati enggan maju pada Pilkada 2024.
Nama selain wakil bupati Blora itu, pun mencuat. Sosok itu Bibi Hastuti yang juga kader srikandi PDIP Blora.
Tri Yuli Setyowati atau yang kerap disapa Mbak Etik sebenarnya berpotensi memeriahkan Pilkada Blora.
Terlebih partainya meraih delapan kursi atau jadi runner up pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.
Mbak Etik juga telah menunjukkan tajinya dalam perpolitikan.
Dua kali jadi anggota DPRD Bojonegoro, dua kali jadi anggota DPRD Blora, dan kini masih menjabat menjadi wakil bupati Blora.
Namun apa boleh buat, dirinya secara terbuka menyatakan memilih rehat.
Di tengah kabar itu, kini srikandi lain dari PDIP mencuat. Jadi penanda bahwa partai banteng itu, tak kehabisan kader-kader terbaiknya.
Dari salah satu internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Blora secara terbuka menyampaikan partainya tak kehabisan stok untuk diusung maju dalam Pilkada 2024.
”Insya Allah Dari PDIP ada Mbak Bibi yang siap maju sebagai calon bupati atau calon wakil bupati," kata Subroto.
Ketua Komisi C DPRD Blora itu menambahkan, Bibi Hastuti bisa merepresentasikan PDIP dari sisi fraksi.
Terlebih, dia juga memiliki basis masa, karena anggota DPRD Blora Dapil 3 itu, ditetapkan lagi menjadi anggota DPRD terpilih untuk periode 2024-2029.
”Tapi kami tetap akan ikuti partai nanti seperti apa. PDIP itu tegak lurus pada instruksi partai," jelasnya.
Sementara itu, saat ditanya terkait koalisi, Subroto menyebut, dari DPC PDIP Blora tengah mendekati semua partai.
”Koalisi tergantung pimpinan partai. Kami mengikuti mekanisme partai. Tetapi saat ini pendekatan ke semua partai sudah kami lakukan," paparnya.
Bibi Hastuti sendiri menyebut dirinya akan mengembalikan semua keputusan kepada partai. Sebab, ia tegak lurus dengan kebijakan partai.
”Kalau saya nunggu keputusan partai," jelasnya. (rom/tos/lin)
Editor : Abdul Rochim