Pemkab Jepara Buka Dua Dapur Umum Layani Korban Banjir
Moh. Nur Syahri Muharrom• Sabtu, 16 Maret 2024 | 19:00 WIB
TALI ASIH: Sekda Jepara Edy Sujatmiko menyerahkan bantuan untuk korban banjir.
Suplai Makanan di Empat Kecamatan
JEPARA, RADARPATI.ID - Pemerintah Kabupaten Jepara mulai membuka dapur umum untuk mencukupi kebutuhan makan warga terdampak banjir kemarin.
Ada dua titik yang dibuka. Yaitu berada di Balai Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, dan di Balai Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan.
Dari dua dapur umum itu, nantinya untuk mensuplai makan warga terdampak banjir di empat kecamatan.
Di Batukali, dapur umumnya mampu menyiapkan 1.500 porsi. Sementara dapur umum di Sowan Kidul berkapasitas 2 ribu porsi.
Kemarin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko didampingi jajarannya turut mengecek kondisi banjir dan keberadaan dapur umum tersebut.
PEDULI: Sekda Jepara Edy Sujatmiko menyapa warga yang terdampak banjir kemarin.
“Tingginya curah hujan di Jepara beberapa hari terakhir, menyebabkan banjir di sejumlah lokasi.
Setidaknya terdapat 4 desa di 4 kecamatan yang mengalami bencana tersebut.
Keempatnya adalah Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan; Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan; Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung; dan Desa Welahan, Kecamatan Welahan,” ungkap Edy.
Nantinya, dapur umum yang dibuka itu untuk mensuplai kebutuhan sahur dan berbuka masyarakat yang terdampak.
Pasalnya, banjir yang melanda kali ini bertepatan dengan Bulan Ramadan. Selama mengecek beberapa titik banjir, Edy Sujatmiko juga menyerahkan bantuan beras dan susu secara simbolis.
“Selain curah hujan, ada faktor manusia. Buktinya kita melihat keberadaan sampah di saluran air pada lokasi banjir,” katanya.
BEROPERASI: Sekda Jepara Edy Sujatmiko mengecek kegiatan memasak di dapur umum yang didirikan untuk makan korban banjir.
Berdasarkan data BPBD Jepara, di Desa Gerdu, terdapat 206 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.
Mereka berada di 6 Rukun Tetangga (RT), semuanya berada di wilayah Rukun Warga (RW) 1.
Sementara di Batukali, Kecamatan Kalinyanatan, banjir menggenangi 355 rumah yang dihuni 480 KK, dengan total korban 1.675 jiwa.
Sedangkan di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, terdapat 249 KK yang terdampak banjir sekitar 50 cm, berada di RT 2 RW 2 dan RT 3 RW 2.
“Air mulai masuk ke permukiman pada Kamis (14/3) sore sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Camat Kedung Tri Wijatmiko. (rom/war/ade)