Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Hujan Deras, Jepara Banjir di Sejumlah Titik

Nibros Hassani • Senin, 11 Maret 2024 | 01:10 WIB

 

MENONTON: Seorang warga dari Sowan Lor, Kecamatan Kedung, Jepara, membopong anaknya melihat keramaian akibat banjir.
MENONTON: Seorang warga dari Sowan Lor, Kecamatan Kedung, Jepara, membopong anaknya melihat keramaian akibat banjir.

JEPARA, RADARPATI.ID -  Hujan deras yang mengguyur Kota Ukir mengakibatkan debit sungai melimpas dan banjir di sejumlah titik.

Rata-rata banjir mencapai lutut orang dewasa.

Dari pantauan wartawan di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, banjir mencapai satu meter.

Banyak kendaraan roda dua dan roda empat harus berhati-hati saat melintas atau berbalik arah demi menghindari banjir.

Sekitar pukul 11.00 kemarin, banjir tampak selutut orang dewasa.

Ketua RT 7/RW II, Desa Suwawal Lor, Nursalim mengungkapkan banjir di desanya tampak sekitar pukul 06.00.

Ketika itu Ia mengira-ngira tingginya mencapai satu meter. Karena cukup tinggi,  seketika lalu lintas di jalan desa dibatasi.

Para pengendara yang lewat diminta beralih.

“Kurang lebih ada 40 rumah terdampak banjir di Sowan Lor,” jelas Nursalim.

Tak hanya di wilayah Kecamatan Kedung, banjir juga merendam jalan dan sebagian halaman rumah warga di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan.

Tepatnya arah Kedung dari perempatan lampu merah Mantingan.

Dari pantauan wartawan pukul 8 pagi (9/3) jalan tersebut tampak banjir setinggi lutut kaki orang dewasa.

Sejumlah pengendara kendaraan roda empat atau roda dua juga berhenti di sekitar jalan tersebut.

Ada mobil yang dapat melintas dengan pelan, namun untuk motor banyak yang berhenti dan mematikan mesin.

Menurut warga sekitar, banjir sudah terjadi sejak subuh. Tinggi banjir mencapai atas lutut orang dewasa.

Pengendara juga sempat kesulitan melintas karena mogok.

Sementara itu, banjir juga tampak menghadang sekitar Desa Bondo, Kecamatan Bangsri.

Di jalan menuju Desa Sekuro, banjir tampak menggenangi persawahan dan jalan.

Para pengendara tampak berbalik arah karena tidak bisa melintas.

Kalak BPBD Arwin Noor Setyawan mengungkapkan pihaknya melakukan pantauan ketat atas bencana yang terjadi di seluruh wilayah Jepara.

Saat ini status bencana Jepara masih aman terkendali dan berstatus transisi darurat—pemulihan.

“Untuk status kebencanaan per tanggal 1 maret sudah kami turunkan menjadi status transisi dari tanggap ke transisi darurat – pemulihan.”

Terkait peningkatan status menjadi tanggap darurat lagi, ia mengaku masih dikaji.

”Sementara kondisi di seluruh wilayah dalam pantauan ketat kami. Beberapa sungai yang jebol atau debit air melimpas,  masih dalam kondisi terkendali dan belum memerlukan pengungsian,” jelas Arwin. (nib/zen/ade)

Editor : Alfian Dani
#hujan deras #Sejumlah #jepara banjir #titik