JAKARTA – Mobil listrik karya mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Molisa, mendapat apresiasi langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Apresiasi itu diberikan saat Tim Molisa diterima di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momen penting bagi Unissula dalam menunjukkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan teknologi kendaraan listrik, energi hijau, serta penguatan industri otomotif nasional berbasis inovasi.
Baca Juga: Profil Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kepala Daerah Dua Periode yang Terjaring OTT KPK
Dalam audiensi itu, Gibran meninjau langsung prototipe Molisa yang dikembangkan melalui kolaborasi riset mahasiswa dan dosen Fakultas Teknologi Industri (FTI) UNISSULA.
Wapres memberikan sejumlah masukan agar inovasi tersebut terus disempurnakan, baik dari sisi teknologi, desain, maupun kesiapan memasuki dunia industri.
Sebanyak 17 orang mengikuti audiensi tersebut, terdiri atas sembilan mahasiswa dan delapan pendamping.
Rombongan dipimpin Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus yayasan, pimpinan FTI Unissula, dosen pendamping, serta tim mahasiswa pengembang Molisa.
Ketua Umum YBWSA Prof. Bambang Tri Bawono mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada Tim Molisa untuk mempresentasikan hasil inovasi mahasiswa di hadapan Wakil Presiden.
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap karya mahasiswa menjadi motivasi bagi perguruan tinggi untuk terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi.
"Molisa bukan sekadar karya teknologi mahasiswa, tetapi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan sumber daya manusia unggul, kreatif, dan berdaya saing. Kami berharap pemerintah terus memberikan dukungan dan ruang kolaborasi agar inovasi ini semakin berkembang," ujarnya.
Dekan Fakultas Teknologi Industri Unissula Muhammad Qomaruddin, S.T., M.Sc., Ph.D., menjelaskan pengembangan Molisa merupakan bagian dari pembelajaran berbasis riset yang melibatkan mahasiswa secara langsung sejak tahap perancangan, pengembangan, hingga pengujian kendaraan.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi perkembangan industri kendaraan listrik yang terus berkembang.
"Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi ikut terlibat langsung dalam proses pengembangan teknologi sehingga memiliki pengalaman nyata sebelum terjun ke dunia industri," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Gibran juga memperlihatkan sejumlah produk kendaraan nasional, termasuk kendaraan taktis Maung, sebagai contoh kemajuan industri otomotif dalam negeri.
Ia mendorong mahasiswa Unissula terus meningkatkan kualitas inovasi dan memperluas wawasan teknologi.
Salah seorang anggota Tim Molisa, Naufal Alif Fathin, menjelaskan kendaraan listrik tersebut telah dilengkapi panel surya di bagian atas sebagai sumber energi tambahan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan daya.
Ia mengatakan arahan dari Wakil Presiden menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus mengembangkan inovasi berbasis energi hijau.
"Kami mendapat masukan agar terus berinovasi dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik berbasis green energy demi mendukung masa depan yang lebih ramah lingkungan," katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, Gibran membubuhkan tanda tangan pada prototipe Molisa.
Bagi Tim Unissula, momen tersebut menjadi penyemangat untuk terus menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kemajuan industri kendaraan listrik nasional. (mun/him)
Editor : Abdul Rochim