Profil Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kepala Daerah Dua Periode yang Terjaring OTT KPK


SUKOHARJO – Nama Bupati Sukoharjo Etik Suryani menjadi sorotan publik setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (9/7/2026).
Etik diamankan dari rumah dinasnya di Sukoharjo sebelum menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Solo selama sekitar delapan jam hingga Jumat (10/7/2026) dini hari.
Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan dan belum mengumumkan secara resmi konstruksi perkara maupun status hukum pihak-pihak yang diamankan.
Di balik kasus yang kini menjadi perhatian nasional tersebut, Etik Suryani dikenal sebagai politikus senior PDI Perjuangan yang telah memimpin Kabupaten Sukoharjo selama dua periode.
Lahir di Solo pada 15 Maret 1963, Etik menempuh pendidikan di SMP Negeri 9 Solo, kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 1 Kartasura dan lulus pada 1982.
Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Surakarta pada 2010 dan meraih gelar Magister Manajemen dari STIE AUB Surakarta pada 2018.
Sebelum terjun ke dunia politik, Etik berkarier di sektor perbankan dan pernah menjabat sebagai kepala cabang bank.
Pengalaman tersebut menjadi bekal sebelum akhirnya aktif dalam kegiatan pemerintahan dan politik di Kabupaten Sukoharjo.
Nama Etik mulai dikenal luas saat mendampingi suaminya, Wardoyo Wijaya, yang menjabat sebagai Bupati Sukoharjo selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2016–2021.
Selama menjadi Ketua Tim Penggerak PKK dan Bunda PAUD Kabupaten Sukoharjo, ia meraih sejumlah penghargaan tingkat nasional.



