DEMAK, RADARPATI.ID - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) gelar pelatihan pengelolaan sampah di SD se-Gugus Ahmad Yani, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak.
Ketua tim PkM Aan Widiyono menjelaskan program tersebut bertujuan untuk memberikan dampak yang signifikan bagi sekolah dalam mengurangi sampah plastik.
"Harapannya kegiatan ini mampu memberikan kontribusi yang nyata dalam pengelolaan sampah di sekolah-sekolah dengan cara yang modern," ungkapnya.
Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya yang berfokus pada pemanfaatan sampah melalui pembuatan eco paving block.
Menurutnya tahun ini program PkM semakin memperkuat komitmen dengan memfasilitasi sekolah-sekolah agar lebih aktif dan efektif dalam mengelola sampah dengan memanfaatkan alat teknologi tepat guna (TTG) pencacah plastik.
Diketahui program PkM dilaksanakan melalui empat kali kunjungan langsung ke sekolah-sekolah mitra.
Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, serta keberlanjutan program.
Dalam sosialisasi, tim memberikan materi tentang jenis-jenis sampah plastik beserta pemanfaatannya dan cara pembuatan rebricks-paving block.
Pada tahap pelatihan, para peserta diperkenalkan dengan alat TTG untuk mengolah sampah menjadi rebricks-paving block.
Sementara itu, Ketua Gugus Ahmad Yani, Ihsanudin menyampaikan apresiasi terhadap segenap tim PkM yang telah memfasilitasi sekolah-sekolah dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
"Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut untuk kemajuan sekolah di masa depan," ucapnya.
Salah satu peserta pelatihan, Lutfi, menyatakan pelatihan dan pendampingan yang diberikan sangat menarik dan berharga.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai guru untuk memanfaatkan sampah dengan lebih baik. Saya berharap pelatihan seperti ini bisa lebih sering diadakan," tuturnya.
Menurutnya guru dan tenaga pendidik mendapatkan panduan praktis dalam penggunaan alat tersebut.
Pihaknya juga berharap hal itu dapat menjadi solusi dalam mengatasi masalah limbah plastik di sekolah, termasuk menjadi model bagi sekolah lain dalam pengelolaan sampah secara optimal.
"Dengan pendampingan pembuatan rebricks-paving block, sekolah-sekolah di Gugus Ahmad Yani semoga dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan," pungkasnya.(fik)
Editor : Abdul Rochim