Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Tanggul Jebol, 18 Desa di Demak Terendam Banjir

Alfian Dani • Kamis, 8 Februari 2024 | 14:46 WIB
BELUM SURUT : Bupati Demak dr Eistianah bersama Kepala BPBD Demak Agus Nugroho LP meninjau banjir di Karangawen.
BELUM SURUT : Bupati Demak dr Eistianah bersama Kepala BPBD Demak Agus Nugroho LP meninjau banjir di Karangawen.

DEMAK,RADARPATI.ID - Banjir di wilayah Kabupaten Demak meluas. Setidaknya, sudah 18 desa yang terdampak.

Banjir ini meluas setelah tanggul Sungai Tuntang, tepatnya di wilayah Dukuh Pangkalan, Desa Kalianyar dan Desa Tlogodowo, Kecamatan Wonosalam juga ikut jebol dan limpas.

Sungai tidak mampu menampung kiriman air dari Bendung Gelapan Gubug Purwodadi. Tanggul jebol juga terjadi di saluran irigasi Kedungombo di Desa Tambirejo, Kecamatan Gajah.

Sebelumnya, tanggul jebol berada di Desa Rejosari dan Sidorejo, Kecamatan Karangawen.Di Dukuh Pangkalan, Desa Kalianyar, Kecamatan Wonosalam, ketinggian air mencapai 70 cm.

Banjir merendam permukiman warga di wilayah RW 6. Meliputi  RT 1  ada 70 kepala keluarga (KK). Kemudian, RT 2 ada 55 KK, RT 3 ada 38 KK, RT 4 ada 52 KK, RT 5 ada 87 KK, dan RT 6 ada 47 KK.

Banjir di Desa Doreng membanjiri 30 rumah dengan 34 KK atau 136 jiwa kena dampak. Kemudian, di Desa Tlogodowo, air merendam RW 1  dan 2.

Meliputi, RT 1 terdapat 64 KK dengan 207 jiwa, RT 2 ada 44 kK dengan 130 jiwa, RT 3 ada 62 KK dengan 189 jiwa, RT 4 terdapat 34 KK dengan 112 jiwa, RT 5 ada 43 KK dengan 134 jiwa dan RT 1 RW 2 ada 27 KK dengan 92 jiwa. 

Di Desa Tlogodowo terdapat 10 orang warga mengungsi di balai desa. Kemudian, 60 orang mengungsi di Musala Al Furqon, 30 orang mengungsi di Musala Al Ikhlas dan 30 orang mengungsi di masjid setempat.

Banjir merendam 200 rumah warga di RW 2, 211 rumah di RW 3 dan 230 rumah di RW 4 Desa Lempuyang.

Kemudian, di Desa Karangrowo hingga kini masih dalam pendataan BPBD setempat. Sedangkan, di Desa Kendaldoyong wilayah terdampak ada di RW 1 dengan 100 KK. 

Di wilayah Kecamatan Karangtengah, banjir di Desa Batu melimpas hingga jalan raya dengan ketinggian 10 cm.

Di Desa Ploso, wilayah terdampak banjir ada di Dukuh Kalitageh dan Kauman. Di Kecamatan Gajah, banjir merendam lahan pertanian di Desa Wilalung, Medini, Tanjunganyar, Sambiroto, Tambirejo dan Gedangalas.

Ini akibat limpasnya air dari saluran irigasi Kedungombo di Desa Wilalung dan jebolnya tanggul di Desa Tambirejo.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak Agus Nugroho LP mengatakan, selain mendirikan dapur umum, pihaknya bersama tim lain mengirimkan logistik atau makanan cepat saji kepada  warga korban banjir. 

"Kita juga pasok karung, bambu, tikar, selimut, obat-obatan dan alat berat," katanya.

Menurutnya, bantuan karung untuk peninggian tanggul. Sedangkan, posko kesehatan juga didirikan untuk membantu pengungsi di sejumlah lokasi banjir. (hib/ton/ade)

Editor : Alfian Dani
#18 desa #banjir #demak #demak banjir #tanggul jebol