Pilkades Grobogan 2026, Empat Pasutri Saling Berebut Kursi Kades

Intan Maylani Sabrina • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:51 WIB
MENDAFTAR: Bacakades Tlogotirto Kecamatan Gabus saat mendaftarkan diri di Pilkades Grobogan 2026. (Tlogotirto untuk RadarPati)
MENDAFTAR: Bacakades Tlogotirto Kecamatan Gabus saat mendaftarkan diri di Pilkades Grobogan 2026. (Tlogotirto untuk RadarPati)

GROBOGAN – Persaingan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Grobogan menyuguhkan fenomena tak biasa.

Empat desa bakal menjadi arena persaingan pasangan suami istri yang sama-sama maju sebagai bakal calon kepala desa (cakades), termasuk para petahana yang harus berhadapan dengan istri sendiri.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Grobogan, Herman Kusdharyanto, menyebut empat desa tersebut yakni Desa Lajer, Kecamatan Penawangan; Desa Karangrejo dan Tlogotirto, Kecamatan Gabus; serta Desa Penadaran, Kecamatan Gubug.

Di Desa Tlogotirto, petahana Tri Adi Saputra bakal berhadapan dengan istrinya, Indri Puspitasari.

Tri Adi Saputra lebih dulu mendaftar pada Selasa pekan sebelumnya, sedangkan Indri menyusul pada Selasa (20/10/2026), tepat pada hari terakhir pendaftaran.

Tri AdI menyatakan ingin melanjutkan sejumlah program pembangunan yang telah berjalan, mulai dari infrastruktur, sanitasi, pertanian, hingga penguatan ekonomi wilayah.

Persaingan serupa terjadi di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug.

PENUTUP: Istri petahana Sholehaturidlo saat mendaftarkan diri di hari penutupan pendaftaran. (Sholehaturidlo untuk RadarPati)
PENUTUP: Istri petahana Sholehaturidlo saat mendaftarkan diri di hari penutupan pendaftaran. (Sholehaturidlo untuk RadarPati)

Petahana Sholehaturidlo juga maju bersama istrinya, Dina Amalina, dalam bursa Pilkades tahun ini.

Sholehaturidlo mendaftar pada 8 Oktober 2026, bertepatan dengan hari pertama pendaftaran.

Sementara itu, Dina Amalina mendaftarkan diri pada 20 Oktober 2026, hari terakhir pendaftaran.

"Insyaallah, saya bersama istri berniat untuk kembali mengikuti Pilkades Penadaran sebagai bentuk komitmen melanjutkan pengabdian kepada masyarakat," ujar Sholehaturidlo.

Dia memastikan berkas persyaratan pencalonannya telah lengkap dan diterima panitia.

"Untuk berkas persyaratan, Alhamdulillah sudah lengkap dan sudah diterima panitia," imbuhnya.

Sholehaturidlo menyebut keterbatasan anggaran Dana Desa menjadi salah satu tantangan pemerintahan desa ke depan.

Di sisi lain, program pembangunan harus disesuaikan dengan prioritas pemerintah pusat.

Karena itu, dia berencana memaksimalkan anggaran yang tersedia dengan memprioritaskan kebutuhan masyarakat, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, serta optimalisasi potensi desa.

Dua desa lainnya yang juga mempertemukan pasangan suami istri dalam Pilkades 2026 adalah Desa Karangrejo, Kecamatan Gabus, dan Desa Lajer, Kecamatan Penawangan.

Di Karangrejo, petahana Sigit Beni Harto akan bersaing dengan istrinya, Dian Apriani.

Sedangkan di Lajer, bakal calon Purwadi maju berhadapan dengan istrinya, Suranti.

Dengan demikian, terdapat empat desa di Grobogan yang mencatat persaingan suami istri dalam bursa Pilkades Serentak 2026.

Masyarakat di masing-masing desa akan menentukan siapa yang mendapat kepercayaan untuk memimpin desa pada periode berikutnya. (int)

Editor : Intan Maylani Sabrina
cakades balon grobogan kepala desa