Karnaval Pembangunan Grobogan Sisakan 18,2 Ton Sampah, 128 Petugas Turun Tangan

Intan Maylani Sabrina • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:40 WIB
SAMPAH: Truk DLH Grobogan saat membersihkan sampah sisa karnaval.
SAMPAH: Truk DLH Grobogan saat membersihkan sampah sisa karnaval.

GROBOGAN – Kemeriahan Karnaval Pembangunan Grobogan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI menyisakan pekerjaan besar setelah acara usai. 

Tumpukan sampah kembali menjadi persoalan yang muncul di sepanjang jalur karnaval.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan mencatat, sebanyak 18,2 ton sampah terkumpul dari rangkaian kegiatan yang digelar pada Senin (24/8/2026).

Untuk membersihkan sampah tersebut, DLH Grobogan mengerahkan 128 personel kebersihan.

Mereka langsung bergerak menyisir jalan protokol setelah iring-iringan peserta karnaval berakhir.

Kepala DLH Grobogan Heru Dwi Cahyono mengatakan, volume sampah dalam jumlah besar hampir selalu muncul setiap kali karnaval tahunan digelar.

”Tahun ini sebanyak 18,2 ton. Setiap tahun volume sampah setelah karnaval memang selalu berton-ton. Namun, kita dari DLH selalu siap dan siaga untuk membersihkannya hingga tuntas,” ujar Heru.

Menurutnya, petugas langsung diterjunkan untuk memastikan sampah yang berserakan di sepanjang rute karnaval segera dibersihkan. 

Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali normal dan jalan protokol tetap bersih.

Heru menyebut lonjakan volume sampah menjadi konsekuensi dari tingginya antusiasme masyarakat yang menyaksikan karnaval.

Karena itu, menurutnya, persoalan kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas.

Ia mengajak masyarakat yang datang menonton untuk ikut menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah di lokasi acara.

”Kami sangat mengharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Minimal, simpan dulu sampahnya atau buang ke tempat yang sudah disediakan,” katanya.

Heru menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

DLH pun terus mendorong kesadaran masyarakat agar kemeriahan berbagai kegiatan besar di Grobogan tidak meninggalkan persoalan sampah.

Karnaval boleh meriah, tetapi setelah iring-iringan berlalu, kebersihan jalan tetap menjadi perhatian bersama. (int)

Editor : Admin
karnaval sampah grobogan