
GROBOGAN – Karya 29 perupa asal Kabupaten Grobogan kini menghiasi kawasan Kota Lama Semarang. Beragam lukisan dipamerkan dalam gelaran “Kota Lama Bercerita, Merdeka dalam Warna Grobogan” yang digelar Komunitas Seni Rupa Grobogan (KSRG).
Pameran berlangsung di Resto Pringsewu, Kota Lama Semarang, mulai 9 Agustus hingga 8 November 2026.
Masyarakat dapat melihat langsung karya para perupa Grobogan yang dibawa keluar daerah untuk mendapatkan ruang apresiasi lebih luas.
Ketua KSRG Harjito mengatakan, pameran tersebut menjadi kesempatan bagi seniman Grobogan untuk menunjukkan karya sekaligus memperkenalkan potensi seni rupa daerah kepada masyarakat.
Menurutnya, pameran ini terwujud setelah pihak Resto Pringsewu memberikan ruang kepada KSRG untuk menampilkan karya para perupa Grobogan.
“Pemilik resto memberi wadah bagi KSRG. Karena di Grobogan sendiri memang tidak banyak dan nyaris tidak ada wadah untuk seniman Grobogan,” kata Harjito.
Ia menilai, persoalan ruang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi seniman di Grobogan. Padahal, daerah tersebut memiliki cukup banyak pelukis yang terus berkarya dan memiliki potensi untuk berkembang.
Geliat seni rupa Grobogan juga memiliki sejarah panjang. Salah satu sosok yang menjadi bagian penting dalam perjalanan seni rupa Grobogan adalah almarhum Joko Pekik, pelukis kelahiran Grobogan yang dikenal luas di kancah seni rupa nasional.
Harjito berharap keberadaan KSRG dapat menjadi wadah bagi para perupa untuk terus berkarya sekaligus melahirkan generasi baru seniman.
“KSRG ini dihadirkan untuk Grobogan bisa penuh warna. Supaya Grobogan semakin punya kreasi dan punya kreativitas seni lukis,” ujarnya.



