GROBOGAN – Pemkab Grobogan resmi mengajukan usulan sebanyak 193 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Seluruh formasi yang diusulkan diperuntukkan bagi tenaga teknis dan tenaga kesehatan, tanpa satu pun alokasi untuk tenaga pendidik.
Saat ini, usulan tersebut masih menunggu persetujuan dari KemenPAN-RB.
Jika disetujui, proses pengadaan CPNS ditargetkan dimulai pada akhir 2026, sedangkan pengangkatan dijadwalkan pada awal 2027.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Grobogan Padma Saputra mengatakan, usulan 193 formasi tersebut telah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
"Kita usulkan 193 CPNS. Nanti kalau disetujui MenPAN-RB, Insyaallah pengadaan akhir tahun. Insyaallah pengangkatan awal tahun 2027," ujarnya.
Padma menjelaskan, seluruh formasi yang diusulkan akan mengisi kebutuhan tenaga teknis dan tenaga kesehatan.
Nantinya, pegawai yang lolos akan ditempatkan di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk instansi pelayanan publik hingga fasilitas kesehatan.
"Nanti akan didistribusikan merata semua OPD, sampai kelurahan, rumah sakit daerah, dan 30 puskesmas yang tersebar di Grobogan," jelasnya.
Di sisi lain, Pemkab Grobogan memutuskan tidak mengusulkan formasi guru pada rekrutmen CPNS 2026. Padahal, kebutuhan tenaga pendidik di daerah tersebut masih cukup besar, yakni sekitar seribu guru.
Padma mengungkapkan, keputusan itu diambil karena keterbatasan kemampuan anggaran daerah.
Selain itu, pada periode sebelumnya Pemkab Grobogan telah memperkuat sektor pendidikan dengan mengangkat ribuan guru melalui skema PPPK Paruh Waktu.
"Pendidik tidak ada karena anggaran, kemarin di paruh waktu kan guru sudah kita angkat berapa ribu itu," ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui kebutuhan guru di Kabupaten Grobogan hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi. Kekurangan tenaga pendidik masih berkisar seribu orang.
Namun, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah memilih memprioritaskan formasi tenaga teknis dan tenaga kesehatan yang dinilai lebih memungkinkan untuk dipenuhi dalam usulan CPNS tahun ini.
Dengan usulan tersebut, Pemkab Grobogan berharap kebutuhan aparatur di berbagai sektor pelayanan publik dapat terpenuhi secara bertahap, sembari menunggu persetujuan formasi dari pemerintah pusat. (int)