GROBOGAN – Kebakaran melanda rumah milik seorang lansia di Desa Sumberagung, Kecamatan Godong, Senin malam (6/7).
Kobaran api menghanguskan bagian dapur rumah milik Marinem, 76, yang diduga dipicu sisa bara api dari tungku tradisional berbahan bakar kayu.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya berkat kesigapan masyarakat, personel Polsek Godong, dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Godong AKP Muh. Suharto mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan dari warga.
Baca Juga: INNALILAHI! Ikut Tradisi Tubo, Pemuda Tewas Tenggelam di Sungai Tuntang Grobogan
Polisi kemudian berkoordinasi dengan petugas Damkar untuk mempercepat proses pemadaman.
Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak menuju lokasi bersama petugas pemadam kebakaran.
"Langkah cepat ini kami lakukan agar api tidak semakin membesar dan merembet ke rumah warga lainnya," ujarnya.
Kebakaran pertama kali diketahui tetangga korban, Supiyono, 65. Saat berada di rumahnya, ia mendengar suara letupan dari arah rumah Marinem.
Karena curiga, ia segera keluar dan mendapati api sudah membesar dari bagian dapur.
Supiyono kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekaligus membangunkan korban yang saat itu masih tertidur di dalam kamar.
Warga berdatangan membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menyelamatkan sejumlah barang milik korban.
Tak lama kemudian, personel Polsek Godong bersama petugas Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Setelah berjibaku sekitar satu setengah jam, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Marinem berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum api menjalar ke seluruh bangunan rumah.
Meski demikian, bagian dapur beserta sebagian konstruksi rumah berbahan kayu jati mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan para saksi, kebakaran diduga dipicu sisa bara api pada tungku kayu yang sebelumnya digunakan untuk memasak.
Bara yang belum sepenuhnya padam diduga kembali menyala dan membakar material kayu di sekitar dapur hingga api cepat membesar.
"Penyebab kebakaran diduga berasal dari sisa bara api pada tungku kayu yang masih menyimpan panas," jelas AKP Muh. Suharto.
Ia mengimbau masyarakat yang masih menggunakan tungku berbahan bakar kayu agar memastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur atau beristirahat.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan api kompor ataupun tungku benar-benar padam setelah digunakan.
"Kewaspadaan sekecil apa pun sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar bahkan mengancam keselamatan jiwa," tegasnya. (mun/him)
