GROBOGAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan terus mengoptimalkan pengelolaan parkir tepi jalan untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 1,046 miliar.
Kabid Prasarana dan Keselamatan Dishub Grobogan, Happi Nugrah Suspantara, mengatakan tahun ini PAD parkir tepi jalan lebih tinggi dibanding capaian tahun sebelumnya sehingga membutuhkan upaya ekstra dalam pengelolaannya.
Berbagai langkah dilakukan, mulai dari penguatan pengawasan di lapangan hingga penerapan sistem pembayaran non tunai melalui QRIS yang saat ini mulai diuji coba di kawasan Alun-alun Purwodadi.
Menurutnya, digitalisasi parkir menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan retribusi sekaligus memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.
"Saat ini QRIS masih dalam tahap uji coba di sekitar Alun-alun Purwodadi. Nantinya akan dikembangkan ke Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Sutomo, kemudian merambah ke Jalan R Suprapto serta Jalan Ahmad Yani," ujarnya.
Menurut Happi, optimalisasi pendapatan parkir dilakukan melalui pengelolaan 160 titik parkir tepi jalan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Grobogan.
Untuk mendukung pengawasan, Dishub juga memiliki 16 koordinator parkir yang bertugas melakukan pembinaan serta pemantauan terhadap juru parkir di lapangan. Agar pengelolaan retribusi berjalan sesuai ketentuan.
Meski demikian, upaya mengejar target PAD tidak lepas dari sejumlah tantangan.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah menurunnya aktivitas ekonomi di beberapa kawasan akibat banyaknya pertokoan yang tutup.
"Kondisi itu tentu berpengaruh terhadap pendapatan parkir. Bahkan saat ini sudah ada beberapa titik yang pendapatannya mengalami penurunan," kata Happi.
Kendati demikian, Dishub tetap optimistis target PAD yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Selain mengembangkan sistem parkir digital, evaluasi terhadap titik-titik parkir juga terus dilakukan agar potensi pendapatan dari sektor tersebut dapat dimaksimalkan.
Dengan kombinasi pengawasan yang lebih ketat dan penerapan teknologi pembayaran non tunai, Dishub berharap sektor parkir tepi jalan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (int)
Editor : Admin