Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ikon Tugu Batas Kota Purwodadi–Toroh di Grobogan Ambruk, Perbaikan Diusulkan

Intan Maylani Sabrina • Jumat, 3 April 2026 | 18:44 WIB
TERKINI: Kondisi ikon tugu batas kota Purwodadi-Toroh saat ini. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
TERKINI: Kondisi ikon tugu batas kota Purwodadi-Toroh saat ini. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADARPATI)

GROBOGAN – Tugu batas Kota Purwodadi–Toroh yang ambruk akibat diterjang angin puting beliung pada Jumat (20/3) menambah pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan.

Pemerintah daerah kini mengupayakan perbaikan sekaligus mempercantik kembali tugu penanda perbatasan wilayah tersebut.

Diketahui, tugu batas kota tersebut sebelumnya sempat direhabilitasi pada 2022 melalui program corporate social responsibility (CSR).

Namun, terpaan angin kencang beberapa waktu lalu membuat bangunan tersebut roboh.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan, Eko Sulistyono mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan perbaikan tugu tersebut melalui berbagai sumber pendanaan.

“Segera kami upayakan kembali perbaikannya. Baik melalui usulan di APBD P maupun skema lain misalkan CSR," ujarnya.

Saat ini, sisa material tugu yang berupa rangka besi dan baja telah diamankan. Sebagian besar disimpan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sementara beberapa bagian kecil berada di DLH.

Menurut Eko, material tersebut nantinya akan dikroscek terlebih dahulu untuk mengetahui apakah masih dapat dimanfaatkan kembali atau perlu diganti dengan material baru.

“Nanti kami evaluasi dulu materialnya apakah masih bisa digunakan kembali atau tidak. Kalau sudah tidak layak sambil menunggu ketersediaan anggaran, baru nanti kita tentukan langkah selanjutnya apakah dibuatkan baru atau mempercantik tampilan tugu yang masih berdiri.,” jelasnya.

Selain mengusulkan perbaikan tugu batas kota Purwodadi–Toroh, DLH juga mengajukan perawatan tugu batas kota lainnya yang berada di wilayah Nglejok.

Kedua usulan tersebut rencananya akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun ini.

Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pihaknya tetap berupaya agar perbaikan dan perawatan tugu batas kota dapat terlaksana. Salah satunya dengan membuka peluang dukungan dari program CSR.

“Karena saat ini sedang masa efisiensi, maka tetap kami upayakan melalui APBD Perubahan maupun CSR,” pungkasnya. (int)

Editor : Admin
#tugu batas kota #tugu ambruk #ikon grobogan #grobogan