RADAR PATI - BAGI sebagian orang, bisnis adalah soal keuntungan. Namun tidak demikian bagi Isnadora Herlin Megananda. Lewat brand hijab Edoba yang ia rintis, perempuan asal Grobogan ini justru menjadikan usaha sebagai jalan berbagi dan mencari keberkahan, terlebih di bulan Ramadan.
Edoba bergerak di bidang fashion muslimah, khususnya hijab.
Dora, sapaan akrabnya, berupaya menghadirkan produk yang nyaman dipakai, elegan, dan tetap mencerminkan sosok muslimah yang sederhana namun berkelas.
Baca Juga: THR ASN Grobogan Cair, PPPK Paruh Waktu Hanya Terima Rp 50 Ribu
Berangkat dari proses belajar memahami kebutuhan perempuan muslim, ia mulai memperhatikan detail penting seperti bahan, pilihan warna, hingga kenyamanan saat digunakan sehari-hari.
Dari situ, Edoba perlahan mendapat tempat di hati para pelanggannya yang datang dari berbagai daerah.
Meski belum memiliki cabang, penjualan Edoba kini dilakukan secara online serta offline dalam skala terbatas. Pengelolaannya pun masih sederhana, namun tetap mengedepankan profesionalitas.
”Mulai dari pemilihan bahan, produksi, sampai pelayanan, kami upayakan tetap maksimal agar kualitas terjaga,” ujarnya.
Dalam menjalankan usaha, Dora tidak hanya fokus pada produk. Ia juga menanamkan nilai-nilai Islam sebagai dasar berbisnis.
Kejujuran dalam berdagang, menjaga kualitas, serta tidak melebih-lebihkan promosi menjadi prinsip yang ia pegang teguh.
Baginya, usaha bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga sebagai jalan memperoleh rezeki yang halal dan memberi manfaat bagi orang lain.
Komitmen itu diwujudkan dengan rutin menyisihkan sebagian hasil penjualan untuk kegiatan sosial.
Ia aktif berbagi kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan, serta memiliki komitmen khusus menabungkan sebagian penghasilan untuk memberangkatkan umrah guru ngaji.
”Dari awal memang saya niatkan, bisnis ini harus bisa jadi jalan berbagi,” ungkapnya.
Selama Ramadan, semangat tersebut semakin diperkuat.
Edoba tidak hanya menghadirkan promo bagi pelanggan, tetapi juga meningkatkan kegiatan sedekah dan berbagi kepada sesama.
Ramadan, menurut Dora, menjadi momen penting untuk kembali meluruskan niat dalam berusaha.
Bahwa setiap transaksi tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga bisa bernilai ibadah.
Ia pun berharap, para pelanggan tidak sekadar membeli karena kebutuhan atau tren, tetapi juga merasakan makna di balik setiap produk yang dikenakan.
”Harapannya, ketika sisters membeli Edoba, mereka juga ikut menjadi bagian dari kebaikan,” tuturnya.
Dengan semangat tersebut, Dora optimistis Edoba bisa terus berkembang.
Bukan hanya sebagai brand hijab, tetapi juga sebagai usaha yang membawa nilai keberkahan bagi lebih banyak orang. (int/him)
Editor : Admin