GROBOGAN- Di tengah teriknya matahari Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, suara tawa dan semangat kerja bergema dari lokasi pengecoran jalan rabat beton.
Bukan hanya deru mesin molen dan langkah tegas para prajurit TNI yang terdengar, tapi juga semangat luar biasa dari para “Supermom”.
sebutan bagi ibu-ibu tangguh yang ikut bahu membahu dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0717/Grobogan.
Siang itu, meski sinar matahari menyengat, beberapa ibu terlihat sigap mengangkat ember berisi pasir dan air.
Keringat bercucuran, tapi senyum tak pernah hilang dari wajah mereka.
Di antara mereka ada Ibu Jumirah (50), yang tangannya sudah akrab dengan pekerjaan berat.
“Saya sudah biasa kerja keras seperti ini, Pak. Setiap hari ke sawah, jadi bantu TNI bangun jalan juga nggak masalah. Malah senang, soalnya buat desa sendiri,” ujarnya.
Jalan rabat beton sepanjang 1,4 kilometer yang dikerjakan di Desa Karangharjo menjadi saksi nyata semangat gotong royong warga bersama TNI.
Tidak ada perbedaan antara lelaki dan perempuan, semua bergandeng tangan demi kemajuan desa.
Pasiter Kodim 0717/Grobogan, Kapten Inf Moh Jumar, mengaku kagum melihat antusiasme kaum ibu.
“Luar biasa sekali. Ibu-ibu ini nggak mau kalah dengan bapak-bapak. Mereka ikut ngangkat pasir, ngaduk semen, dan membantu semampunya. Kami sangat mengapresiasi, karena tanpa kebersamaan seperti ini, TMMD tak akan berjalan sebaik sekarang,” ungkapnya bangga.
Bagi ibu-ibu Karangharjo, kehadiran TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik.
Lebih dari itu, TMMD menjadi ajang mempererat persaudaraan dan menegaskan kembali nilai gotong royong yang selama ini menjadi napas kehidupan di desa.
Mereka bukan hanya pahlawan di dapur, tapi juga di lapangan. Dengan tangan yang mungkin tak sekuat pria, namun hati dan tekad mereka jelas jauh lebih besar. (int)
Editor : Syaiful Amri