Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

NGERI! Diimingi Program Makan Bergizi Gratis, Para Petani di Grobogan Ketipu Rp 3,2 M

Sirojul Munir • Sabtu, 8 Maret 2025 | 02:50 WIB

 

PENDAMPINGAN: Pengacara korban, T Djohansyah bersama korban dugaan penipuan. (DOK T DJOHANSYAH FOR RADAR PATI)
PENDAMPINGAN: Pengacara korban, T Djohansyah bersama korban dugaan penipuan. (DOK T DJOHANSYAH FOR RADAR PATI)

GROBOGAN, Radar Kudus – Sejumlah petani di Kabupaten Grobogan menjadi korban penipuan pengadaan beras program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para petani mengalami kerugian hingga menanggung hutang ke sejumlah lembaga keuangan karena tertipu.

Kejadian berawal ketika pelaku menemui sejumlah petani.

Mereka menawarkan menjadi mitra pengadaan beras untuk program MBG bagi siswa sekolah dasar hingga SMA oleh pemerintah.

Atas kejadian tersebut para korban melaporkan dua orang pelaku ke Satreskrim Polres Grobogan.

Dua pelaku ini masing-masing berinisial ASD alias Wulan dan AI. Diketahui, AI sendiri sudah berstatus tersangka dan kini ditahan di Polres Grobogan.

Pengacara korban, T Djohansyah dari Kantor Pengacara Djohansyah & Partner menjelaskan, awalnya para pelaku menawarkan untuk membeli beras dari sejumlah petani.

Dalam pengakuannya, pelaku menyebutkan beras nanti digunakan untuk program makan bergizi gratis (MBG).

Namun, setelah petani mengirim sejumlah beras pelaku tidak melakukan pembayaran sesuai jumlah barang yang dikirim.

Akibatnya petani Grobogan sebagai mitra mengalami kerugian dan melaporkan pelaku.

”Para petani kecil yang semula sangat semangat karena diiming-imingi berasnya akan dibeli untuk program makan bergizi gratis, ternyata mereka ditipu oleh para pelaku,” kata Djohansyah, Jumat (07/3) dalam keterangan rilisnya.

Dikatakan, dari kasus tersebut total kerugian sebesar Rp 3,2 miliar.

Ini merupakan angka kolektif yang diderita oleh para petani yang ada di wilayah Grobogan dan sekitarnya.

Dari kejadian penipuan ini, mereka hidupnya juga jadi susah.

Ada yang sampai jual kambing untuk menutupi hutang koperasi, karena hasil panen mereka tidak dibayar oleh tersangka.

"Ini juga yang membuat saya dan tim pengacara terketuk untuk membantu menuntut keadilan bagi para petani,” ujarnya.

Menurutnya dari kasus ini, lanjut dia, pihaknya menyayangkan masih ada oknum-oknum yang berusaha mempermainkan rakyat termasuk para petani kecil dengan ‘menjual’ salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

”Semoga kejadian di Grobogan ini  bisa menjadi pelajaran sehingga tidak terjadi di daerah lainnya,” terang dia.

Dikonfirmasi melalui telepon, Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko membenarkan Kepolisian Polres Grobogan tengah menangani kasus dugaan penipuan dengan penawaran penyedia beras MBG di wilayah Grobogan.

”Betul, ada. Modusnya dapat proyek MBG,” ujarnya. (mun/him)

Editor : Abdul Rochim
#tertipu #Makan Bergizi Gratis #grobogan #petani