GROBOGAN, Radar Kudus – Tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir, membuat tanggul sungai Tuntang yang melintasi Desa Ringinharjo, Gubug, Grobogan longsor.
Longsornya tanggul tersebut sepanjang 20 meter dan sedalam 2 meter.
Salah satu warga setempat, Munawar, mengungkapkan, longsornya tanggul Sungai Tuntang yang berada di wilayahnya.
Ini terjadi akibat hujan deras yang terjadi selama tiga hari berturut-turut.
Longsornya tanggul tersebut tak hanya pada satu titik namun di tiga titik.
"Terparah memang yang panjangnya sampai 20 meter itu. Terlebih lokasinya berdekatan dengan makam desa," ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, pihak desa langsung melaporkan ke BBWS Pemali Juana.
Petugas juga langsung melakukan pengecekan ke lokasi.
Pihaknya berharap tanggul sungai yang longsor segera diperbaiki mengingat ada ribuan hektare lahan sawah yang berumur sekitar lima Minggu.
Meliputi dua kabupaten yakni Grobogan dan Demak.
Ia menginginkan segera diperbaiki, karena ada ribuan hektare lahan sawah yang ditanami padi.
"Ada sekitar 10 desa di dua Kabupaten Grobogan dan Demak," ungkap Munawar.
Warga setempat mengkhawatirkan jika tidak segera diperbaiki tanggul bisa jebol dan merendam ribuan hektare sawah petani mengingat curah hujan tinggi. (int/him)
Editor : Abdul Rochim