GROBOGAN, RADARPATI.ID - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Grobogan telah menyalurkan dana desa (DD) untuk 273 desa.
Penyaluran itu telah rampung 100 persen.
Tinggal menunggu penyerapan dan pelaporan dari desa.
Penggerak Swadaya Masyarakat Dispermades Grobogan, Sih Maryati mengatakan, penyaluran dana desa awal Oktober 2024 sudah rampung.
Sehingga tinggal pelaksanaan kegiatan fisik dan non-fisik.
Dijelaskam, sebanyak 273 desa di Kabupaten Grobogan tahun ini menerima dana desa sebesar Rp 308,964 miliar dari pemerintah pusat melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
"Dana Desa tersebut bisa digunakan untuk berbagai kegiatan. Di antaranya pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, program ketahanan pangan dan hewani, program pencegahan dan penurunan stunting serta BLT Desa. Namun, untuk penggunaannya harus sesuai dengan hasil musyawarah desa," katanya.
Diketahui, dari 273 desa tersebut terdapat desa yang mendapatkan penyaluran DD terbanyak.
Yakni Desa Sendangharjo Kecamatan Karangrayung senilai Rp 2,367 miliar.
"Dapat DD tertinggi karena luas wilayahnya tinggi, kemudian jumlah penduduknya juga tinggi di atas 10 ribu serta tingkat kesulitan geografis yang cukup tinggi," paparnya.
Selain DD, tahun ini sebanyak 52 desa di Grobogan juga mendapatkan dana tambahan atau dana insentif.
Baca Juga: Badan Geologi Alami Kendala Cuaca saat Ungkap Harta Karun Strategis di Grobogan
Dana tersebut didapat desa sebagai reward. Karena selama ini telah tertib melakukan program penyaluran DD.
Seperti melakukan penyerapan, penggunaan dan pelaporan paling cepat.
Total dana insentif yang diperoleh sebesar Rp 7,514 miliar.
"Untuk masing-masing desa mendapatkan dana insentif sebesar Rp 144,516 juta," ujarnya. (int/war/amr/cori).
Editor : Syaiful Amri