Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jembatan Pulogendol Diusulkan Permanen, Anggarannya Capai Rp 2,5 Miliar Begini Penjelasan Dinas PUPR Grobogan

Intan Maylani Sabrina • Minggu, 29 September 2024 | 02:04 WIB
DIPERBAIKI: Jembatan Pulogendol Desa Nambuhan Kecamatan Purwodadi mulai diperbaiki darurat Dinas PUPR Grobogan. INTAN MAYLANI SABRINA/RADARPATI.ID
DIPERBAIKI: Jembatan Pulogendol Desa Nambuhan Kecamatan Purwodadi mulai diperbaiki darurat Dinas PUPR Grobogan. INTAN MAYLANI SABRINA/RADARPATI.ID

PURWODADI, RADARPATI.ID - Memiliki kondisi yang memprihatinkan dan nyaris roboh, akhirnya jembatan Pulogendol Desa Nambuhan Kecamatan Purwodadi mulai diperbaiki secara darurat oleh Dinas PUPR Grobogan sejak Kamis (26/9).

Selama ada pengerjaan darurat, arus lalu lintas menuju Danyang-Kuwu dialihkan ke Getasrejo-Wirosari dan sebaliknya.

Jembatan tersebut sementara hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Menurut pantauan di lokasi, hari pertama penanganan terlihat pekerja membuat sumur gorong-gorong.

Kemudian dipasang lima kolom yang terbuat dari kayu glugu yang bertumpu pada pondasi dari gorong-gorong tersebut.

Kolom itu dibangun persis di bawah struktur penyangga jembatan yang patah sehingga melengkung.

Selain membuat kolom, Dinas PUPR Grobogan juga akan melakukan perkuatan penyangga gelagar.

“Kekuatan penyangga ini diperkirakan dapat bertahan selama enam bulan. Dalam jangka waktu tersebut diharapkan tiang penyangga darurat bisa bertahan dengan baik,” jelas Sekretaris Dinas PUPR Grobogan Wahyu Tri Darmawanto.

Dijelaskan, pengerjaan saat ini bersifat darurat atau sementara.

“Baru bersifat sementara sembari menunggu usulan pembuatan jembatan baru di tahun 2025. Adapun untuk usulan permanen baru akan diusulkan ke kabupaten. Sementara anggaran yang dibutuhkan saat ini sedang dihitung,” jelasnya.

Menurutnya, nominal yang akan diusulkan untuk jembatan permanen sekitar Rp 2,5 miliar.

"Hitungan kasarnya dengan panjang kali lebar 7,5 x 12 meter perkiraan angkanya di kisaran Rp 2,5 miliar," papar Wahyu.

Seperti diberitakan sebelumnya jembatan dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar 4,8 meter ini sudah rusak sejak lama.

Kondisi gelagar beton patah pada bagian tengah, tiang penyangga jembatan pun sudah patah.

Sayap dan palang jembatan terlihat retak, bahkan setiap ada kendaraan yang melintas juga goyang. (int)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Abdul Rochim
#kementerian pupr #dinas pupr #pembangunan #jembatan #grobogan #Purwodadi