GROBOGAN, RADARPATI.ID — Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Grobogan Setyo Hadi-Sugeng Prasetyo masih menanti rekomendasi PPP.
Sementara Partai Hanura dinantikan rekomendasinya oleh pasangan Bambang Pujiyanto dan Catur Sugeng Susanto.
Diketahui, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Grobogan kini muncul dua pasangan.
Itu setelah DPP PKB memberikan rekomendasi ke pasangan calon Bambang Pujiyanto dan Catur Sugeng Susanto.
Pasangan sebelumnya yang telah terbentuk, Setyo Hadi-Sugeng Prasetyo.
Setyo Hadi-Sugeng sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Nasdem (1 kursi), Demokrat (2 kursi), dan PKS (3 kursi).
Sedangkan Bambang-Catur dari PKB (8 kursi) dan Partai Golkar (2 kursi).
Di sisi lain keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusan nomor 60/PUU-XXII/2024 merubah aturan ambang batas pencalonan kepala daerah.
Sebelumnya, ambang batas pencalonan dalam UU Pilkada ditetapkan sebesar 20 persen kursi DPRD atau 25 persen suara sah.
Dinamika politik ini membuat peta politik dapat berubah.
Di Grobogan, minimal memiliki 10 kursi untuk mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah.
Pasangan Setyo Hadi Sugeng masih menanti turunnya rekomendasi dari PDI Perjuangan (17 kursi) dan Gerindra (4 kursi).
Sedangkan Bambang-Catur menunggu rekom PPP (4 kursi). Dukungan lainya dari paslon ini juga mendapatkan dukungan delapan partai non parlemen.
Sedangkan Hanura (4 kursi), belum memberikan surat rekomendasi B1.KWK.
Namun, calon bupati Setyo Hadi yang juga Ketua Bappilu PDI Perjuangan Grobogan menegaskan rekomendasi dari partainya akan didapatkan.
Kemudian calon wakil bupati Sugeng Prasetyo yang juga Ketua DPC Gerindra Grobogan klaim rekomendasi dari DPP dipastikan akan didapatkanya.
Maka tinggal Hanura yang diperebutkan untuk mendapatkan rekomendasi partai tersebut.
Ketua Majelis Pakar DPC PPP Grobogan HM Misbach mengatakan, rekomendasi DPP belum diputuskan karena melihat dinamika politik terkini pasca putusan Mahkamah Kostitusi terkait syarat parpol dan umur bacalon.
Sampai saat ini masih dalam proses dipertimbangkan, karena semua bacalon yang sudah mengikuti tahapan di PPP berharap mendapat rekom semua.
Selain itu, juga ada dinamika baru pasca putusan MK, tidak tertutup kemungkinan juga akan muncul bacalon baru.
”Apapun keputusan DPP, maka DPC PPP Grobogan tinggal menerima dan melaksanakan. Sementara yang mengikuti tahapan di PPP dan berharap rekom petiga adalah pasangan Setyo Hadi-Sugeng Prasetyo, Bambang Pujianto-Catur Sugeng Susanto, Amin Hidayat-Sahal Maimun,” kata Misbach.
Terkait dengan waktu penyerahan SK diberikan kepada siapa. Masih menunggu dari keputusan dengan waktu yang tinggal satu pekan ini.
”DPP belum memberi petunjuk apapun, masih berproses, mudah mudahan segera diputuskan dan segera dikeluarkan,” ujarnya.
Wakil Sekertarsi DPC PKB Grobogan Fatoni mengatakan, setelah rekomendasi dari DPP PKB turun dan memberikanya kepada paslon Bambang-Catur maka suara untuk mendaftar sudah cukup.
Namun, dari PKB juga mendapatkan rekomendasi dari Golkar dan berharap rekomendasi PPP bisa bergabung dan berkoalisi bersama.
”Saat ini masih menunggu informasi resmi dari KPU RI. Jika dilihat dari hitungan suara dipastikan bisa maju tanpa koalisi. Kami akan rapatkan dengan jajaran internal partai. Kalau partai non parlemen tetap masih solid jadi partai pendukung,” terang dia.
Sekertaris DPC PDI P Grobogan Agus Siswanto masih menunggu turunya rekomendasi untuk paslon Pilkada di Kabupaten Grobogan.
Saat ini, DPC PDI P Grobogan sudah mengusulkan paslon Setyo Hadi — Sugeng Prasetyo yang diusung dari partai.
Keduanya juga telah melakukan berbagai tahapan yang telah diikuti.
”Waktu turunya rekomendasi dari DPP kami masih menunggu. Untuk paslon yang kami usung pak Setyo Hadi — Sugeng Prasetyo,” kata dia. (mun/war)
Editor : Abdul Rochim