Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

PCNU Grobogan Kutuk Keras Insiden Persekusi Kiai di Karawang

Sirojul Munir • Kamis, 15 Agustus 2024 | 09:28 WIB
PERNYATAAN SIKAP: Anggota PC NU Grobogan dan Banomnya melakukan penyertaan sikap tentang insiden Persekuisi Kiai di Rengasdengklok Karawang di Ponpes Bendo, Putatsari, Grobogan. (SIROJUL MUNIR/RADARPA
PERNYATAAN SIKAP: Anggota PC NU Grobogan dan Banomnya melakukan penyertaan sikap tentang insiden Persekuisi Kiai di Rengasdengklok Karawang di Ponpes Bendo, Putatsari, Grobogan. (SIROJUL MUNIR/RADARPA


GROBOGAN, RADARPATI.ID – Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Grobogan mengutuk keras insiden persekusi kiai NU di pondok pesantren Manbaul Ulum, Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Pernyataan sikap ini sekaligus meminta aparat hukum untuk memproses secara hukum para pelaku.

Seperti diketahui insiden penganiayaan dan pengrusakan dialami KH Asep Syarif, selaku Pimpinan Ponpes Manbaul Ulum, KH Ichsan Badawi, Rois Syuriah MWC NU Cikarang Utara, pada Sabtu 10 Agustus 2024 lalu.

Penganiayaan juga menimpa para santri, Ansor-Banser yang saat itu sedang melakukan pengawalan kepada para kiai.

Ketua PCNU Grobogan KH Wan Fadhil Ba'lawi menilai gangguan yang ditujukan untuk menghalangi kegiatan keagamaan dalam segala bentuk merupakan penyerangan terhadap hak asasi.

”PCNU Kabupaten Grobogan menyatakan sikap mengutuk keras tindakan persekusi yang ditujukan terhadap para kiai, Ansor-Banser, serta santri yang dilakukan oleh kelompok intoleran,” kata Wan Fadhil bersama ratusan anggota Banom NU di Ponpes Bendo Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan.

Menurutnya, insiden tersebut adalah hal yang sangat serius. Pihaknya meminta kepada pihak berwenang agar segera mengambil tindakan tegas.

Organisasi Nahdlatul Ulama adalah rumah besar bagi khidmat kiai dan santri, untuk menjaga persatuan dan kesatuan melalui ajaran ahlusunah wal jamaah an-nahdiyin.

”Siapa pun pihak dan dimana pun peristiwanya, Nahdlatul Ulama adalah satu kesatuan barisan yang apabila telah diganggu garis perjuangannya. Maka wajib hukumnya seluruh warga Nahdiyin mengambil sikap,” ujarnya.

Sebagai Ketua PC NU Grobogan, pihaknya memberikan imbauan kepada seluruh badan Otonom NU untuk tidak mengikuti di luar kegiatan resmi NU. Hal itu bertujuan untuk membuat garis yang tegas.

Antara kegiatan jamiah Nahdlatul Ulama dan kelompok-kelompok yang dapat berpotensi menyusup serta mengganggu khidmat perjuangan NU.

”PCNU Grobogan bersama badan otonom NU seperti IPNU, IPPNU, GP ANSOR, Muslimat, Fatayat, ISNU, Pergunu, IPSNU Pagar Nusa, JQH, PMII, Jatman, ISHARINU Sarbumusi menggelar deklarasi dan mengutuk keras atas kejadian di Karawang,” tambahnya.(mun/ali)

EKS LIGA 1: Pemain asing asal Jepang yang pernah membela Arema FC Renshi Yamaguchi sudah bergabung dengan Persiku Kudus.
EKS LIGA 1: Pemain asing asal Jepang yang pernah membela Arema FC Renshi Yamaguchi sudah bergabung dengan Persiku Kudus.
Penghormatan tinggi Pemerintah Pakistan untuk seorang perempuan Indonesia .
Penghormatan tinggi Pemerintah Pakistan untuk seorang perempuan Indonesia .
Editor : Alfian Dani
#kutuk keras #insiden #pcnu grobogan #persekusi #kiai #karawang