GROBOGAN, RADARPATI.ID — Akibat hujan deras di wilayah Kecamatan Ngaringan beberapa hari terkahir mengakibatkan saluran air tidak mampu menampung air hujan.
Air hujan yg tidak tertampung saluran air menggenangi wilayah dataran rendah salah satunya di di SMPN 1 Ngaringan, Kecamatan Ngaringan.
Banjir di sekolah tersebut mencapai ketinggian 30 sampai 50 centimeter. Dengan kondisi tersebut, maka proses belajar mengajar siswa di SMP N 1 Ngaringan diliburkan sampai dengan air surut.
Camat Ngaringan Widodo Joko Nugroho mengatakan, banjir di SMP N 1 Ngaringan disebabkan karena banjir bandang dan masuk ke daerah lebih rendah di SMP N 1 Ngaringan.
Akibat banjir tersebut mengakibatkan proses belajar mengajar berhenti.
”Tadi pagi ada banjir di SMP N 1 Ngaringan menjadikan siswa tidak bisa belajar karena air masuk ke dalam kelas,” kata Widodo Joko Nugroho.
Dari kjadian banjir tersebut menjadikan air masuk ke dalam sekolah dengan ketinggian selutut orang dewasa.
Akibat air yang menggenang di lokasi SMPN1 ngaringan kegiatan belajar mengajar ( mit semester) tidak bisa terlaksanakan dan akan dilaksanakan pada lain waktu bila kondisi sekolah sudah aman.
”Sekolah akan dibuka setelah air sudah surut dan tidak banjir lagi,” terang dia.
Dikatakan, banjir di Kecamatan Ngaringan dikarenakan ada hujan yang lebat, sehingga pada PKL. 06.00 WIB air yang berasal dari arah utara yang secara geografis lebih tinggi datarannya turun ke dataran yang paling rendah.
Sehingga air menggenangi sebagian lokasi yang berada dibawah.
Lokasi genangan air ada di SMP N I Ngaringan tergenang air kurang lebih 50 centimeter karena adanya saluran Talud yang longsor sepanjang 30 sehingga aliran air tidak lancar.
Kemudian Jalan Desa Dusun Krajan RT 02/01 tergenang air sekitar 20 cm karena saluran air kurang lebar dan tidak adanya selokan di pinggir jalan Desa tersebut.
”Saat ini air sudah mulai surut dan anak-anak sekolah SMP N I Ngaringan hari ini diliburkan karena ada beberapa kelas yang tergenenang air, serta genangan air tidak mengganggu aktifitas masyarakat dan pengguna jalan lainnya,” tandasnya. (mun/him/ade)
Editor : Alfian Dani