GROBOGAN, RADARPATI.ID - Dalam rangka memperingati HUT ke-298 Kabupaten Grobogan,
Dandim 0717/Grobogan Letkol Arh Muda Setyawan dan Kapolres Grobogan AKBP Dedi Anung Kurniawan menjadi Manggolo Yudho di acara Kirab Budaya Boyong Grobogan pada Minggu (3/3).
HUT kali ini mengambil tema ‘Persatuan Dalam Keberagaman’.
Dalam pelaksanaan kirab ini, bupati beserta pejabat Forkopimda mengenakan pakaian tradisional Jawa lengkap dengan beskap dan blangkon.
Bahkan, Dandim dan Kapolres kompak berperan sebagai Manggolo Yudho (Panglima Perang) dengan mengendarai kuda.
Mereka tampak gagah dan perkasa melambangkan benteng kekuatan Kabupaten Grobogan yang mempunyai wewenang menggelar dan memerintahkan pasukan bersenjata.
Dandim 0717/Grobogan Letkol Arh Muda Setyawan mengatakan tradisi Boyong Grobog ini bertujuan untuk memperingati kembali asal mula perpindahan pusat pemerintahan yang terletak di Kelurahan Grobogan yang diboyong ke Kota Purwodadi dengan aman dan lancar.
Pemkab berupaya melestarikan budaya daerah untuk menghargai jasa perjuangan para Bupati yang terdahulu, sehingga dapat kita rasakan hasilnya.
“Saat ini Kabupaten Grobogan sudah berusia 298 tahun. Semoga semakin tentram dan damai,” harapnya. (int/ali/ade)
Editor : Alfian Dani