Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Keberanian Sosok Tasya Salma Mahasiswi Kudus Bangun Usaha Ayam Geprek

Abdul Rochim • Rabu, 17 Desember 2025 | 01:01 WIB

 

Tasya Salma Syakira. (DOK PRIBADI)
Tasya Salma Syakira. (DOK PRIBADI)

RADAR KUDUS - DI usia 21 tahun, Tasya Salma Syakira atau akrab disapa Tasya mampu membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya bisa fokus pada bangku kuliah, tetapi juga berani membangun usaha mandiri.

Mahasiswi semester 7 Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kudus ini sukses merintis UMKM nasi ayam geprek sejak Januari 2024.

Tasya merupakan warga asli Desa Demangan, Kecamatan Kota, Kudus.

Usaha nasi ayam geprek yang ia dirikan berangkat dari keinginannya mencari aktivitas produktif saat masih duduk di semester 3.

Saat itu, ia merasa belum memiliki kegiatan di luar perkuliahan dan mulai terpikir untuk terjun ke dunia usaha.

Pengalaman Tasya di bidang kuliner menjadi modal utama. Lulusan SMK Negeri 1 Kudus jurusan Tata Boga ini mengaku telah lama berkecimpung di dunia food and beverage (FnB).

Sebelum membuka usaha sendiri, ia juga sempat bekerja di outlet nasi ayam, sehingga cukup memahami pengolahan hingga selera konsumen.

“Kenapa pilih buka stand chicken, karena memang pengalaman saya kebanyakan di per-ayam-an,” ujar Tasya.

Meski sempat diliputi rasa khawatir dan takut gagal, ia memberanikan diri melangkah berkat dukungan penuh dari orang tua.

Prinsipnya sederhana, jika tidak mencoba, maka tidak akan pernah tahu hasilnya.

Stand nasi ayam geprek milik Tasya buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga maksimal pukul 17.00 WIB.

Jika dagangan sudah habis, maka penjualan langsung ditutup. Lapaknya berada di kawasan sebelah barat Sungai Gelis, lokasi yang cukup strategis karena ramai dilalui pelajar, santri pondok, hingga peziarah.

Untuk pemasaran, Tasya memanfaatkan media sosial, khususnya TikTok.

Promosi digital tersebut terbukti efektif menarik pelanggan dari berbagai kalangan.

Ia juga memastikan usaha tidak mengganggu perkuliahan dengan mempekerjakan karyawan untuk menjaga stand, sementara proses memasak dilakukan di rumah dengan bantuan orang tua.

Selain aktif berwirausaha, Tasya tetap aktif di lingkungan kampus.

Ia tergabung dalam UKM kesenian karena kecintaannya pada musik. Bahkan, di luar kampus, ia juga mengajar ekstrakurikuler rebana di MTs dan MA Al Ma’ruf Kudus.

Hobi Tasya yang tak jauh dari dunia musik dan memasak menjadi penunjang kesehariannya.

Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, ia tumbuh di lingkungan keluarga yang memang lekat dengan dunia bisnis.

Orang tuanya juga memiliki usaha sendiri, sehingga jiwa kewirausahaan sudah tertanam sejak dini.

Menariknya, usaha nasi ayam geprek yang dijalani Tasya sejalan dengan jurusan yang ia tempuh.

Ilmu ekonomi syariah yang dipelajarinya menjadi bekal penting dalam mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Bagi Tasya, kuliah dan wirausaha bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan bisa berjalan beriringan untuk meraih masa depan yang lebih baik. (dik/him)

Editor : Abdul Rochim
#mahasiswa #Usaha Ayam Geprek #Sosok #umkm