Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Nur Wafiq Suraidah, Sosok Guru yang Juga Menjadi Make Up Artist

Andre Faidhil Falah • Kamis, 19 Juni 2025 | 18:13 WIB
Nur Wafiq Suraidah
Nur Wafiq Suraidah

PATI - Menjadi guru bukan satu-satunya peran yang dijalani Nur Wafiq Suraidah.

Di sela-sela kesibukannya mengajar di sekolah.

Dia juga dikenal sebagai make up artist (MUA).

Siapa sangka, dunia rias yang kini ditekuni perempuan kelahiran Juni 1995 ini, awalnya bukan sesuatu yang ia minati.

“Aku sebenarnya dulu nggak suka make up. Tapi karena teman-teman kuliah suka dandan, lama-lama aku jadi tertarik juga,” ungkap perempuan yang akrab disapa Vivi itu.

Ketertarikannya pada dunia rias wajah semakin tumbuh usai ia menyelesaikan pendidikan kuliahnya.

Bukannya langsung terjun ke dunia pendidikan sebagaimana mestinya, Vivi justru memilih untuk lebih dulu memperdalam kemampuan make up.

Ia belajar secara langsung kepada salah satu MUA profesional di Pati.

“Setelah lulus kuliah, aku malah niat belajar make up. Sampai akhirnya bisa dan sekarang sudah berani rias ke mana-mana,” tuturnya.

sosBaca Juga: Sosok Endang Setya Nindha, Dekat dengan Anak-Anak Lewat Dongeng

Bagi Vivi, aktivitas merias bukan sekadar pekerjaan sampingan.

Dunia rias justru menjadi penawar lelah di tengah rutinitasnya sebagai guru.

Ia menyebut, tekanan di dunia pendidikan bisa diimbangi dengan kegembiraan saat merias wajah orang lain.

“Kerja di dunia pendidikan kan kadang bikin spaneng (tegang), nah make up itu seperti jamu buatku. Bikin semangat lagi, apalagi kalau lihat wajah orang berubah setelah dirias,” kata Vivi sambil tersenyum.

Untuk mengasah kemampuannya, Vivi juga tak ragu mengikuti kelas make up di luar kota, seperti di Semarang dan Solo.

Ia terus belajar dan memperkaya teknik riasnya.

Walau belum menerima banyak orderan, Vivi sudah berpengalaman merias berbagai kalangan, dari remaja hingga ibu-ibu.

sosokBaca Juga: Anita, Sosok Sarjana Seni yang Menjadi Juara Pemuda Pelopor Bidang Budaya di Rembang

Bahkan, ia pernah merias seorang kepala desa perempuan (Bu Lurah) yang hendak mengikuti lomba.

Ketika ditanya apakah ia lebih memilih dunia pendidikan atau dunia rias, Vivi menjawab dengan mantap bahwa keduanya bukan untuk dipertentangkan.

“Buat aku, mereka bukan pilihan yang harus dipilih salah satu. Menjadi guru negeri adalah cita-cita aku dan orang tuaku. Tapi rias juga penting, itu caraku menghilangkan penat,” tutupnya. (adr/amr)

Editor : Syaiful Amri
#guru #pati #Sosok #mua #make up art