Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Film Jumbo Tembus 7 Juta Penonton, Jadi Film Indonesia Terlaris Ketiga Sepanjang Masa

Syaiful Amri • Selasa, 29 April 2025 | 16:28 WIB

Pemeran Film Animasi Jumbo
Pemeran Film Animasi Jumbo

JAKARTA, RADARPATI.ID - Film animasi Jumbo resmi menembus angka 7 juta penonton pada Sabtu malam (26/4), menjadikannya film Indonesia terlaris ketiga sepanjang masa.

Capaian luar biasa ini membuat Jumbo melampaui perolehan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016) yang sebelumnya berada di posisi ketiga dengan 6,85 juta penonton.

Dengan pencapaian ini, tiga besar film Indonesia terlaris kini diisi oleh KKN di Desa Penari (2022) di posisi pertama dengan 10,06 juta penontoN.

Disusul Agak Laen (2024) dengan 9,13 juta penonton dan Jumbo (2025) dengan tepat 7 juta penonton.

Jika dihitung berdasarkan harga rata-rata tiket Rp41 ribu, maka Jumbo diperkirakan telah meraup pendapatan box office sebesar lebih dari Rp 287 miliar.

“Terima kasih se-JUMBO-JUMBOnya untuk semua yang sudah jadi bagian dari kisah JUMBO!” tulis rumah produksi Visinema Studios melalui unggahan di media sosial mereka.

Mereka mengaku tak menyangka bahwa film ini akan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Disutradarai oleh Ryan Adriandhy dalam debut penyutradaraannya dan ditulis bersama Widya Arifianti, Jumbo berkisah tentang Don, seorang anak yatim piatu bertubuh besar yang menemukan petualangan lewat buku dongeng peninggalan orang tuanya.

Ia kemudian bertemu Meri, seorang peri yang membutuhkan bantuannya untuk kembali ke dunia asalnya.

Film ini mendapat respons positif karena tidak hanya menyuguhkan visual animasi yang memikat, tapi juga menyentuh tema kekeluargaan dan mimpi anak-anak.

Produser Anggia Kharisma menyebut film ini memberikan inspirasi dan menghidupkan kembali semangat memiliki terhadap karya anak bangsa.

“Yang paling penting bagi kami adalah ketika anak-anak dan penonton lintas generasi bisa menyaksikan Jumbo, lalu terinspirasi untuk memiliki cita-cita baru. Film ini juga mempererat ikatan keluarga,” ujarnya.

CEO Visinema Studios, Herry B. Salim, menyebut capaian ini sebagai pemantik semangat untuk terus menghadirkan konten berkualitas bagi keluarga dan anak-anak di Indonesia.

Meski menempati posisi ketiga, Jumbo masih berpeluang untuk menambah jumlah penontonnya.

Namun, untuk menyusul Agak Laen, film ini perlu meraih tambahan sekitar 2,2 juta penonton lagi, yang diperkirakan memerlukan waktu sekitar tiga minggu jika tren penonton stabil.

Tantangan berikutnya adalah kehadiran film-film besar Hollywood seperti The Accountant 2 dan Thunderbolts yang mulai tayang dalam waktu dekat.

Setelah sukses di dalam negeri, Jumbo akan segera menyapa penonton internasional.

Mulai Juni 2025, film ini akan tayang di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, serta sejumlah negara di Asia Tengah dan Eropa Timur, termasuk Rusia, Ukraina, Kazakhstan, hingga negara-negara Baltik.

Sutradara Ryan Adriandhy mengaku sangat bersyukur atas sambutan hangat publik terhadap karyanya.

“Melihat potongan-potongan cerita Jumbo dibawa ke dalam kehidupan sehari-hari, itu sungguh luar biasa. Semoga kami bisa terus menghadirkan karya terbaik," pungkasnya. (amr)

Editor : Syaiful Amri
#film indonesia #jumbo #animasi #box office