BLORA – Kontingen Kabupaten Blora membidik posisi enam besar dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Sebanyak 237 atlet yang akan berlaga di 37 cabang olahraga (cabor) dilepas Bupati Blora Arief Rohman dalam upacara di halaman Setda Blora, Rabu (21/10).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berharap kontingen mampu mempertahankan peringkat keenam seperti yang diraih pada Porprov Jateng 2023.
Bahkan, peluang untuk memperbaiki posisi tetap terbuka apabila para atlet mampu menunjukkan performa maksimal.
Baca Juga: Terminal Gagak Rimang Blora Kini Tampung Parkir Truk
“Targetnya mempertahankan posisi di peringkat keenam. Tapi syukur-syukur bisa naik peringkat. Soal bonus, Insya Allah ada. Minimal sama seperti Porprov sebelumnya,” ujar Arief Rohman.
Terkait bonus bagi atlet peraih medali, Arief mengatakan pemerintah daerah memahami harapan para atlet. Namun, pemberiannya kemungkinan baru dapat dianggarkan melalui APBD Blora 2027.
“Doakan saja semoga keuangan daerah mampu,” tambahnya.
Pada Porprov Jateng XVI 2023 di Pati Raya, atlet Blora peraih medali emas mendapat bonus Rp 50 juta, perak Rp 25 juta, dan perunggu Rp 12,5 juta. Bonus tersebut diberikan tanpa potongan, kecuali pajak sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain atlet, pelatih yang atletnya meraih medali juga memperoleh tali asih.
Dalam ajang 2023 tersebut, kontingen Blora mengoleksi 39 medali emas, 43 perak, dan 41 perunggu.
Total 123 medali itu mengantarkan Blora menempati peringkat keenam.
237 Atlet Disiapkan melalui Puslatkab
Ketua Umum KONI Blora H Setiyono menjelaskan, kontingen tahun ini meloloskan atlet dari 37 cabor, sedangkan total cabor yang dipertandingkan dalam Porprov Jateng XVII mencapai 58.
Pertandingan tidak hanya berlangsung di Kota Semarang, tetapi juga tersebar di Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Pati.
Blora sendiri menjadi tuan rumah untuk cabor aeromodelling.
Untuk mematangkan persiapan, KONI Blora menggelar pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) sejak 23 Juli hingga 24 Oktober 2026.
Durasi latihan disesuaikan dengan proyeksi prestasi masing-masing atlet.
Atlet yang ditargetkan meraih emas menjalani puslatkab selama 72 hari.
Atlet dengan target perak berlatih selama 48 hari, sedangkan atlet yang diproyeksikan meraih perunggu dan peringkat IV mengikuti latihan selama 24 hari.
Adapun atlet yang ditargetkan berada di peringkat V ke atas menjalani latihan selama 12 hari.
“Selain itu, seluruh peserta telah diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan, terhitung Juni hingga Desember 2026,” ungkap Setiyono.
Dengan persiapan tersebut, kontingen Blora diharapkan mampu menjaga konsistensi prestasi sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan pada Porprov Jateng 2026. (*)
Editor : Abdul Rochim