Aktivis Blora Hanya Dua Orang Berangkat ke Jakarta, Isu 20 Bus Dipastikan Hoaks

Arif Fakhrian Khalim • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:39 WIB

PRIBADI : Aktivis Blora Exi Wijaya (dua darj kanan) sudah berada di depan pagar gedung DPR RI Jakarta beserta rombongan lainnya. (LILIK UNTUK RADAR PATI)
PRIBADI : Aktivis Blora Exi Wijaya (dua darj kanan) sudah berada di depan pagar gedung DPR RI Jakarta beserta rombongan lainnya. (LILIK UNTUK RADAR PATI)

BLORA – Kabar yang menyebut puluhan bus membawa aktivis asal Kabupaten Blora menuju Jakarta dipastikan tidak sesuai fakta.

Hingga kini, hanya dua aktivis dari Blora yang diketahui telah berangkat ke Jakarta untuk mengikuti agenda aksi pada 27 Agustus 2026.

Aktivis Blora Lilik Yuliantoro mengatakan, informasi mengenai keberangkatan 20 bus berisi massa dari Blora merupakan kabar keliru atau hoaks.

Baca Juga: ASN Blora Desil 3, Sedangkan Buruh Tani Malah Masuk Desil 7, Ini Dampaknya

Tidak ditemukan fakta yang menunjukkan adanya pemberangkatan massa dalam jumlah besar menggunakan puluhan bus.

“Yang sudah berangkat ke Jakarta dari Blora masih dua orang, saudara Exi dan Agung. Mereka berangkat secara pribadi dan informasi rombongan bus yang menyusul ke Jakarta masih belum ada,” ujarnya.

Salah satu koordinator lapangan rombongan Blora, Exi Wijaya, mengatakan dirinya dan Agung berangkat secara pribadi untuk mengikuti aksi di Jakarta.

Exi menegaskan, kedatangan mereka bukan untuk mencari konflik atau memusuhi kelompok masyarakat tertentu.

Mereka mengaku bergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu dengan membawa semangat Rakyat Bantu Rakyat.

“Kami dari Blora datang sebagai bagian dari Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu. Kami membawa semangat Rakyat Bantu Rakyat. Kami tidak datang untuk memusuhi masyarakat Jakarta, masyarakat Betawi, atau kelompok masyarakat mana pun. Yang kami lawan adalah korupsi dan praktik-praktik yang merampas hak rakyat,” ujar Exi.

Sementara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Blora Ipda Hadi Sutomo turut memastikan tidak ada rombongan 20 bus dari Blora yang berangkat ke Jakarta.

Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan penelusuran terhadap sejumlah perusahaan otobus (PO) terkait informasi tersebut.

Dari pengecekan yang dilakukan, tidak ditemukan pesanan bus dalam jumlah seperti yang beredar.

“Untuk 20 bus dari Blora itu hoaks, Kasat Intel juga sudah klarifikasi ke lapangan,” katanya.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, masyarakat diimbau tidak langsung mempercayai informasi mengenai keberangkatan massa dalam jumlah besar dari Blora sebelum memastikan kebenarannya melalui sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. (ari/him)

Editor : Abdul Rochim
aktivis Blora aksi Jakarta 20 bus Blora Exi Wijaya hoaks aktivis Blora