BLORA – Agenda tahunan pemilihan Kakang Mbakyu Duta Wisata Blora dipastikan tidak digelar pada 2026.
Keputusan tersebut diambil sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora, Yetti Romdhonah, mengatakan kegiatan pemilihan duta wisata menjadi salah satu program yang terdampak penyesuaian anggaran.
Pemerintah daerah memprioritaskan alokasi anggaran untuk program yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.
"Untuk pemilihan Kakang Mbakyu Duta Wisata Blora 2026 ditiadakan dan masa bakti Kakang Mbakyu Blora 2025 diperpanjang. Beberapa pemerintah daerah di Jawa Tengah juga ada yang meniadakan pemilihan Kakang Mbakyu," ujarnya.
Menurut Yetti, belum ada kepastian apakah ajang tersebut akan kembali digelar pada 2027.
Hal itu bergantung pada kondisi anggaran Pemkab Blora pada tahun mendatang.
"Untuk 2027 nanti kita belum tahu. Semoga saja akan diberikan anggaran untuk melakukan pemilihan generasi muda yang potensial untuk menjadi motor dalam mengembangkan pariwisata," katanya.
Ia menjelaskan, beberapa anggota Kakang Mbakyu Blora 2025 saat ini tengah fokus melanjutkan pendidikan setelah diterima di sejumlah perguruan tinggi.
Kondisi tersebut membuat mereka tidak bisa sepenuhnya aktif mengikuti kegiatan promosi selama 2026.
Meski demikian, Dinporabudpar telah menyiapkan langkah antisipasi dengan melibatkan generasi muda lain yang masih bersekolah di Blora untuk membantu berbagai kegiatan kepariwisataan.
"Kalau ada event di Blora, kami mengajak anak-anak yang masih sekolah di Blora karena dalam berbagai kegiatan biasanya tetap ada yang menanyakan kehadiran Duta Wisata Blora," ungkapnya.
Yetti menambahkan, selama ini Duta Wisata Blora tidak hanya berperan mempromosikan destinasi wisata, tetapi juga aktif berkolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif, seperti make up artist, desainer, hingga pelaku usaha di destinasi wisata.
Karena itu, meski tidak ada proses pemilihan tahun ini, Kakang Mbakyu Blora periode sebelumnya tetap akan dilibatkan sebagai mitra Dinporabudpar dalam mempromosikan berbagai potensi unggulan Kabupaten Blora.
"Kami juga menyayangkan tidak ada pemilihan Kakang Mbakyu karena banyak yang menanyakan. Namun kami tetap memberikan semangat kepada generasi muda untuk terus menggali potensi dan bakat, termasuk melalui ajang-ajang lainnya," tuturnya. (ari)