Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

O MY GOD! 25 KK di Buluroto Blora Masih Belum Punya Sambungan Listrik Mandiri

Abdul Rochim • Minggu, 21 Juni 2026 | 17:36 WIB


Camat Banjarejo Heksa Wismaningsih. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)
Camat Banjarejo Heksa Wismaningsih. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)

BLORA – Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) di Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, hingga kini belum memiliki sambungan listrik mandiri. 

Akibatnya, mereka masih bergantung pada aliran listrik dari rumah tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kecamatan Banjarejo.

Camat Banjarejo, Heksa Wismaningsih, mengatakan pihaknya akan berupaya mengoordinasikan bantuan penyambungan listrik bagi warga yang belum memiliki akses listrik sendiri.

Baca Juga: NGERI! SD Negeri Kunden Blora Baru Hanya Dapat 3 Murid

Menurutnya, ketersediaan listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian pemerintah.

“Persoalan jaringan listrik bagi warga yang belum memiliki sambungan sendiri akan menjadi perhatian kami. Kami akan berupaya berkoordinasi dengan pihak terkait agar ada bantuan yang masuk ke wilayah kami,” ujarnya.

Heksa mengakui kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini berlaku berpotensi menjadi tantangan bagi organisasi perangkat daerah (OPD) maupun instansi terkait dalam merealisasikan program bantuan.

Meski demikian, pihaknya memastikan koordinasi akan terus dilakukan agar peluang bantuan tetap terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami menyadari efisiensi anggaran menjadi tantangan. Namun, kami akan terus berkoordinasi agar masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik mandiri tetap mendapatkan perhatian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Buluroto, Margono, membenarkan masih ada sekitar 25 KK yang belum memiliki akses listrik mandiri.

Warga tersebut saat ini masih menyalurkan listrik dari rumah tetangga.

“Ada sekitar 25 warga yang belum memiliki akses listrik mandiri dan masih ikut tetangga,” ujarnya.

Pemerintah desa, lanjut Margono, siap menindaklanjuti apabila terdapat program bantuan pemasangan listrik dari pemerintah maupun pihak lain.

“Kalau ada bantuan dari pemerintah, kami siap menyalurkan kepada warga yang belum memiliki sambungan listrik,” katanya.

Salah satu warga yang masih mengalami keterbatasan tersebut adalah keluarga Sarni (90), warga Dukuh Pojok, Desa Buluroto.

Selama lebih dari tiga dekade, Sarni tinggal di rumah sederhana berukuran sekitar 8 x 5 meter yang hingga kini masih berlantai tanah.

Putranya, Sukarjo (66), yang bekerja sebagai pedagang es keliling di Kabupaten Blora, mengatakan keluarganya belum mampu memiliki sambungan listrik sendiri sehingga masih mengandalkan aliran listrik dari rumah tetangga.

“Sudah puluhan tahun kami tinggal di sini. Sampai sekarang listrik masih menyalur dari tetangga karena belum memiliki sambungan sendiri,” tuturnya.

Selain belum memiliki listrik mandiri, keluarga tersebut juga masih menggunakan kayu bakar untuk memasak karena dianggap lebih terjangkau.

Sementara kebutuhan air bersih sehari-hari dipenuhi dari sumur manual yang berada di sekitar rumah.

Pemerintah Kecamatan Banjarejo berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait agar puluhan keluarga di Desa Buluroto dapat segera menikmati akses listrik mandiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka.(ari)

Editor : Abdul Rochim
#Buluroto Blora #Heksa Wismaningsih #sambungan listrik mandiri #Kecamatan Banjarejo #listrik desa