BLORA — Peristiwa tragis terjadi di Desa Tempellemahbang, Kabupaten Blora.
Seorang ibu berinisial S ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di samping rumahnya oleh keluarga sendiri.
Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 05.00 saat anak korban, AZ, bangun dan menunaikan salat subuh.
Baca Juga: KESAL DENGAN JANJI, Warga Grogol Blora PatunganPerbaiki Jalan Rusak
Setelah itu, ia mencari ibunya di dalam rumah, namun tidak ditemukan.
AZ kemudian mengajak ayahnya, Y, untuk mencari keberadaan S di sekitar rumah.
Keduanya menyisir area hingga akhirnya menemukan korban dalam posisi tergantung di samping bangunan rumah, menghadap ke tembok.
Melihat kondisi tersebut, suami korban segera meminta bantuan warga untuk menurunkan korban dan melaporkan kejadian ke kepala desa yang kemudian diteruskan ke Polsek Jepon.
“Setelah menerima laporan, petugas Polsek Jepon bersama tim medis segera meninjau lokasi. Dari hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” terang AKP Midiyono.
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa satu utas tali plastik (tampar) berwarna oranye sepanjang 2,5 meter serta pakaian yang dikenakan korban.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka jeratan di leher yang identik dengan kasus bunuh diri.
AKP Midiyono menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga dan hasil penyelidikan, korban diduga mengakhiri hidupnya akibat kondisi kesehatan dan tekanan mental yang dialami.
“Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi dan indikasi depresi,” imbuhnya.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga di Kecamatan Jepon untuk dimakamkan. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. (tos)