Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pemuda Desa Sumber Blora Munculkan Inovasi Beras Organik Mentik Susu

Abdul Rochim • Minggu, 8 Maret 2026 | 19:34 WIB

 INOVATIF: Bupati Blora Arief Rohman (dua dari kiri) saat memamerkan beras organik inovasi petani milenial di Blora. / PROKOMPIM PEMKAB BLORA
INOVATIF: Bupati Blora Arief Rohman (dua dari kiri) saat memamerkan beras organik inovasi petani milenial di Blora. / PROKOMPIM PEMKAB BLORA

BLORA - Bupati Blora Arief Rohman terpikat dengan inovasi beras organik mentik susu dari para pemuda di Desa Sumber Kecamatan Kradenan.

Lantaran rasanya yang enak dan pulen.

Orang nomor satu di Blora itu, menerima kiriman beras organik varietas Mentik Susu dari petani milenial yang tergabung dalam Asosiasi Petani Organik Selaras Alam Sejahtera di Desa Sumber.

Beras tersebut merupakan hasil budidaya pertanian organik yang dikembangkan secara berkelanjutan oleh para petani muda setempat.

“Alhamdulillah, saya mendapat kiriman istimewa berupa beras organik varietas Mentik Susu dari petani milenial di Desa Sumber. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat dan dedikasi mereka dalam mengembangkan pertanian organik di desa,” ujar Arief Rohman.

Menurutnya, produk pangan yang diproduksi secara organik memiliki sejumlah keunggulan, diantaranya umur simpan yang lebih lama dibandingkan tanaman yang diproduksi secara konvensional.

Selain itu, praktik pertanian organik juga dinilai mampu menjaga kesehatan dan kesuburan tanah.

Ia menambahkan, kesehatan tanah dan kesuburan tanah menjadi dua faktor utama yang mendorong banyak petani mulai beralih ke sistem pertanian organik dan praktik pertanian berkelanjutan.

“Bertani secara organik juga mampu menekan biaya produksi, sehingga dapat memberikan keuntungan lebih bagi petani dalam jangka panjang,” jelasnya.

Arief Rohman juga mengaku telah mencoba beras tersebut setelah dimasak menjadi nasi.

Ia menilai kualitasnya sangat baik.

“Setelah dimasak, nasinya terasa pulen dan enak. Saya selalu mendukung program padi organik seperti ini. Keren sekali petani milenial Desa Sumber,” ungkapnya.

Bupati Blora Arief Rohman, terus mendorong pengembangan pertanian organik di wilayahnya sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Salah satu petani organik Desa Sumber, Rakam, mengaku semakin bersemangat mengembangkan budidaya padi organik.

Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah menjadi motivasi besar bagi para petani, khususnya generasi muda.

“Kami merasa lebih semangat menanam padi organik, apalagi Pak Bupati sangat mendukung program ini dan siap membantu jika ada kendala saat musim tanam maupun panen,” ujar Rakam.

Ia menjelaskan, pada awalnya biaya bertani secara konvensional memang terlihat lebih murah dibandingkan pertanian organik.

Hal tersebut karena dalam praktik pertanian organik membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak.

“Sebenarnya biaya bertani secara konvensional saat ini memang terlihat lebih murah dibandingkan dengan pertanian organik. Pada pertanian organik, biaya sering terasa lebih mahal karena kebutuhan tenaga kerja yang lebih banyak,” jelasnya. (tos/him)

Editor : Abdul Rochim
#beras organik #pemuda #Bupati Blora Arief Rohman #inovasi #mentik susu #blora