BLORA – Sebanyak 349 roti dalam paket makan bergizi gratis (MBG) edisi Ramadan di SMPN 5 Blora terpaksa dikembalikan ke dapur penyedia.
Roti dengan topping keju putih tersebut tidak dibagikan kepada siswa setelah ditemukan dalam kondisi tidak layak konsumsi.
Dari pantauan di lokasi, ratusan roti yang masih terbungkus plastik dikumpulkan di atas meja di lapangan sekolah.
Beberapa di antaranya terlihat berjamur dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Kepala SMPN 5 Blora, Widianto, mengatakan pihak sekolah selalu melakukan pemeriksaan sebelum MBG dibagikan.
Dalam pengecekan kali ini, ditemukan indikasi jamur pada salah satu jenis roti.
Sehingga diputuskan untuk disisihkan dan tidak diberikan kepada siswa.
Menurutnya, roti tersebut akan dikembalikan ke dapur bersamaan dengan pengambilan tas wadah pengantaran MBG.
Sekolah juga telah melaporkan temuan itu kepada pihak dapur.
Widianto menegaskan langkah tersebut dilakukan demi memastikan keamanan konsumsi bagi siswa.
Ia menambahkan, distribusi MBG ke sekolah dilakukan tiga hari sekali dengan menu bervariasi.
Seperti susu, telur ayam, telur puyuh, kacang, belimbing, dan kurma.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG As Sanusiyah di Desa Kamolan belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.
Editor : Abdul Rochim