Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kasus HIV di Blora Naik 145, Dinkes Sebut Bukan Wabah tapi Akibat Screening Masif

Alfian Dani • Sabtu, 27 September 2025 | 13:30 WIB
Edi Widayat, Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora.(EKO SANTOSO/RADAR PATI)
Edi Widayat, Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora.(EKO SANTOSO/RADAR PATI)

 

BLORA – Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Blora mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda), dalam kurun waktu Januari hingga Agustus saja ditemukan 145 kasus baru, atau rata-rata 18 kasus per bulan.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada 2021 hanya tercatat 96 kasus HIV, lalu naik menjadi 213 kasus pada 2022, 190 kasus pada 2023, dan 212 kasus sepanjang 2024.

Artinya, rata-rata bulanan pada periode 2021–2024 masih di bawah 17 kasus, lebih rendah daripada capaian tahun ini.

Kepala Dinkesda Blora, Edi Widayat, menegaskan bahwa lonjakan kasus bukan berarti wabah HIV semakin meluas, melainkan karena screening dilakukan lebih masif dan aktif.

“Harapan kami memang jumlah temuan meningkat. Artinya, masyarakat yang terpapar bisa segera diketahui dan langsung ditangani. Kalau temuan sedikit, justru berarti screening kita pasif,” jelasnya.

Screening dilakukan dengan menyasar kelompok berisiko dan juga menyeluruh pada ibu hamil melalui layanan puskesmas.

Dari temuan tersebut, pasien langsung mendapatkan pengobatan agar tidak menularkan lebih luas.

Edi mencontohkan, pada ibu hamil yang terdiagnosis HIV, selain diberikan obat, proses persalinan dilakukan melalui operasi caesar untuk mencegah penularan dari ibu ke bayi.

“Tujuannya jelas, untuk memutus rantai penularan sejak dini,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Blora berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan semakin meningkat, sehingga mereka yang terinfeksi bisa segera ditangani dan hidup lebih sehat. (tos)

Editor : Alfian Dani
#cegah hiv #kesehatan #hiv #Dinkes #screening #Epidemiologi #blora