BLORA – Guna menarik investor, Pemerintah Kabupaten Blora siapkan insentif.
Hal itu berupa kemudahan-kemudahan perizinan sehingga investor berbondong-bondong ke Blora.
Sejauh ini investor memang kerap masuk ke Blora sehingga jumlah pabrik minim.
Kendalanya bermacam-macam, mulai soal lahan hingga oknum-oknum tak bertanggungjawab yang kerap mempersulit.
"Biasanya yang jadi kendala harga tanah kadang dinaikkan. Lalu, terkait oknum premanisme juga jadi PR kita bersama untuk mengondusifkan wilayah," ujar Bupati Blora Arief Rohman.
Menurutnya, pihaknya bersama kepolisian setempat sudah sepakat untuk memberantas para oknum premanisme.
Sehingga kendala-kendala itu bisa diatasi.
Untuk itu pihaknya pun akan memberikan banyak keuntungan bagi investor yang serius menancapkan kaki di Blora.
Bukan omong kosong, ia pun mencontohkan apa yang telah dilakukan Pemkab sehingga beberapa perusahaan bisa masuk. Di antaranya untuk PT Pentawira.
"Menurut PT Pentawira sih memang enak ya investasi di Blora. Namun, memang ada dinamika oknum-oknum yang mengganggu. Namun, masih terukur untuk dikondusifkan," ujarnya.
Menurutnya guna mengatasi kendala-kendala tersebut pihak pemerintah kabupaten siap menjembatani dan mencarikan solusi-solusi terbaik.
"Kami coba carikan segala cara ya untuk investor ini bisa tertarik. Salah satunya insentif untuk mereka yang mau serius di Blora,"jelasnya.
Selain insentif, pihaknya juga menjanjikan untuk mempermudah akses izin bagi para investor.
Sehingga tak bertele-tele dan ribet.
"Terkait perizinan kami mudahkan ya nanti. Insentif dan perizinan ini kami coba jadi penawaran yang menarik bagi investor," terangnya. (tos/amr)
Editor : Syaiful Amri