Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Panen Perdana, Menteri Desa Dorong Blora Jadi Pusat Sorgum Nasional

Eko Santoso • Senin, 12 Mei 2025 | 18:14 WIB
OPTIMIS: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto (tengah) didampingi Bupati Blora Arief Rohman (kanan) saat panen Sorgum
OPTIMIS: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto (tengah) didampingi Bupati Blora Arief Rohman (kanan) saat panen Sorgum

BLORA, RADARPATI.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto mendorong Kabupaten Blora jadi pusat Sorgum nasional.

Hal itu disampaikan saat panen Sorgum bersertifikat di Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan.

Bahkan ia berharap Blora jadi pusat pengembangan dan lumbung Sorgum di Indonesia.

Yandri menyebut sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan, Indonesia harus memiliki banyak alternatif.

Dan Sorgum menjadi salah satunya.

Hal itu juga sejalan dengan program yang digarap, yakni membentuk desa tempat.

"Kami buat desa tematik. Kalau ada desa Sorgum bagus," paparnya.

Terlebih menurutnya untuk pasar, Sorgum punya pangsa pasar.

Seperti di Korea hingga Jepang.

"Ada calon pembeli dari Korea. Jadi akan lebih bagus ada desa yang ekspor Sorgum," katanya.

Ketahanan pangan lokal dengan berbagai diversifikasi menurutnya penting.

Guna mendukung gagasan dan target presiden Prabowo menjadi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

"Secara kesehatan, sorgum seratn jauh lebih tinggi dan bagus dibandingkan padi dan jagung," imbuhnya.

Sehingga ke depan pihaknya akan membicarakan agar Sorgum dikelola dari hulu sampai hilir.

Mulai dari lahan, penanaman dan harga yang kompetitif.

Sehingga menjadi alternatif bagi petani untuk mendulang cuan.

"Kalau harga gak kompetitif ya gak pilihan. Tinggal promosi. Mempertebal banyak literasi, maka orang akan jadikan Sorgum pilihan konsumsi harian. Bisa jadi idola. Saya setuju Blora jadi pusat Sorgum nasional. Kalau orang bilang Sorgum ya Blora," tambahnya.

Ia pun mengapresiasi karena Sorgum yang dipanen di Blora itu sudah bersertifikat.

Sehingga tinggal didorong hak patennya.

Agar ketika beredar dan diekspor ke luar negeri aman.

"Kami harap akan lahir konglomerat Sorgum dari Blora," paparnya.

Bupati Blora Arief Rohman menambahkan pihaknya berkomitmen mendukung program Presiden dan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi soal ketahanan pangan.

Di mana Sorgum menjadi salah satu yang dikembangkan di Blora.

"Data kami, kita hasilkan padi 612 ribu ton atau setara 310 ribu ton beras nomor 5 di Jateng. Dan nomor 2 untuk jagung di Jawa Tengah dengan produksi 451 ribu ton," sambungnya.

Selain itu, Blora juga telah membentuk koperasi merah putih.

Dari 295 desa, sudah terbentuk 280. Atau 96 persen.

"Tinggal 15 desa, segera kami tuntaskan," tuturnya. (tos/amr)

Editor : Syaiful Amri
#sorgum #ekspor #Bupati Blora Arief Rohman #panen raya #Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal #blora