BLORA, RadarPati.ID – Menjelang momen mudik Idul Fitri, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Blora bergerak cepat!
Sebanyak 20 SPBU di wilayah tersebut kini dalam pengawasan ketat untuk memastikan takaran BBM yang dijual sesuai standar.
Apakah ada kecurangan yang merugikan masyarakat?
Baca Juga: Nahas! 29 Tahun Mengabdi, 2 Calon ASN Ini Terancam Pensiun Sebelum Dilantik!
Baca Juga: 700 Pekerja Menganggur! Izin Tambang Minyak Blora Mandek, Bupati & DPRD Gercep ke Jakarta
Indah Yuniatik, Kepala Bidang UPTD Metrologi Legal, menegaskan bahwa sejak 4 Maret lalu, timnya telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh SPBU di Blora.
Pengawasan ini akan terus berlangsung hingga menjelang Lebaran.
Pihaknya tidak hanya menguji takaran BBM, tetapi juga membuka pompa ukur, dan memeriksa segel.
Serta memastikan tidak ada alat tambahan yang bisa memanipulasi jumlah BBM yang diterima konsumen.
Langkah ini dilakukan demi melindungi masyarakat dari potensi kecurangan.
Terutama di masa mudik ketika kebutuhan BBM meningkat drastis.
Baca Juga: Harga Cabai di Blora Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram. Kok Bisa?
Pihaknya ingin memastikan setiap pengendara mendapatkan takaran yang adil.
"Sehingga perjalanan mudik mereka aman dan nyaman," tambah Indah.
Apakah hasil investigasi ini akan mengungkap praktik curang di SPBU?
Baca Juga: Tersangka Pembunuhan Terhadap Bapak dan Anak di Blora Tak Mau Disumpah Alquran, Ini Kesaksian Istri
Masyarakat diminta tetap waspada dan melaporkan jika menemukan kejanggalan saat mengisi BBM! (ari/him)
Editor : Abdul Rochim