BLORA, RadarPati.ID - Kabupaten Blora akhirnya memiliki gedung pertunjukan film atau bioskop.
Bupati dan jajaran kepala dinas berkesempatan melihat bioskop di Platinum Cineplex yang berada di MD Mall Blora lantai 2, pada Senin (23/12) sore pukul 14.00.
Wartawan Jawa Pos Radar Kudus berkesempatan menonton salah satu tayangan berjudul, konco-konco edan di dalam studio 1.
Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati dan jajaran kepala dinas tampak turut serta mencoba pengalaman baru menonton bioskop di Kabupaten Blora tersebut.
Suasana menonton film tampak khidmat dengan ruangan harum. Suara sound juga menggema jernih. Air Conditioner (AC) studio juga cukup dingin.
Bupati Blora Arief Rohman mengucapkan terima kasih pada pihak MD Mall dan Platinum Cineplec telah berinvestasi di Kabupaten Blora.
Itu menandakan iklim investasi di Blora bagus sehingga minat untuk membuka bioskop sudah dilakukan survei market.
“Ke depannya ini Blora bisa menjadi destinasi hiburan masyarakat Blora dan kabupaten sekitarnya. Semoga angka kebahagiaan masyarakat bisa naik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran bioskop itu menjadi hadiah hari jadi ke -275 bagi Kabupaten Blora.
Kabupaten Blora sudah ada hotel berbintang baru dan bioskop batu, semoga bisa menjadi kunjungan masyarakat kabupaten sekitar.
“Saya lihat ini tadi rame dan full. Ada film anak-anak, remaja dan dewasa. Semoga Kabupaten Blora semakin maju,” harapnya.
Owner MD Mall Blora Henny Setiawati mengatakan, bioskop itu salah satu wujud penantian panjang masyarakat Kabupaten Blora.
Hiburan yang dinanti-nanti itu berhasil diwujudkan dengan tempat berkumpul dan nonton bareng.
“Untuk harga tiket ini sudah terjangkau di kantong masyarakat Blora. Untuk Senin sampai Kamis Rp 25 ribu, Jumat Rp 30 ribu dan Sabtu Minggu Rp 35 ribu,” jelasnya.
Pihaknya menjelaskan, ada dua studio yang ada di MD Mall Blora. Studio satu ada 136 kursi dan studio dua ada 146 kursi total ada 282 kursi.
“Untuk show pertama dimulai pukul 12.00 siang dan show terakhir 19.30 malam,” ucapnya. (ari/ali)
Editor : Abdul Rochim