BLORA, Radar Pati – Untuk menyambut Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora, masyarakat menyajikan ratusan gunungan hasil bumi dan pertanian.
Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, semua ludes diperbetukan.
Kirab gunungan itu, merupakan rangkaian acara yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dalam memeringati hari jadi.
Di dalam gunungan itu, berisi jajanan pasar dan hasil bumi.
Disajikan di sepanjang Jalan Pemuda. Peserta yang hadir saat kirab gunungan itu, semuanya berpakaian adat Samin. Mengenakan baju dan celana hitam serta udeng.
Usai dibacakan doa, masyarakat yang sudah menunggu seketika berebut gunungan tersebut. Ada yang sampai menaiki gunungan.
Mereka rela berdesak-desakan, agar mendapatkan bagian gunungan, baik sayuran, buah, maupun lainnya.
Hasilnya, kurang dari satu jam, ratusan gunungan itu ludes tak tersisa. Masyarakat percaya dengan mendapatkan apa yang ada di gunungan itu, bisa membawa berkah.
Bupati menjelaskan, tema Hari Jadi Blora kali ”Guyub rukun, Nyawiji, Gumrengah, Bangun Blora Sesarengan”.
Menurutnya, hal itu juga tergambar dalam antusiasme masyarakat saat mengikuti serangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-275 Blora ini. Termasuk saat kirab gunungan kemarin.
”Alhamdulillah pagi ini (kemarin pagi, Red) meriah sekali. Ada grebek gunungan dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-275. Semoga memberikan keberkahan dan kemanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Blora. Saya tidak mengira antusiasme masyarakat Blora sampai seperti ini. Luar biasa," jelasnya.
Menurutnya, gunungan yang tersaji ada 275 buah. Persis dengan peringatan hari jadi. ”Ini sepanjang jalan grojogan sampai MD Mall laris manis semua. Peserta pakai pakaian khas Samin.
Mulai dari OPD (organisasi perangkat daerah), kecamatan, dan desa. Kami memang menjaga tradisi baju adat Samin, sehingga grebek gunungan ini, pakai baju adat Samin," tuturnya.
Menurutnya, gunungan yang disajikan merupakan hasil pertanian dan jajan pasar.
”Bahwa kami berharap Blora ke depan makmur dan maju. Gemah Ripah loh jinawe. Dengan syukuran mempersembahkan hasil buminya Kabupaten Blora," imbuhnya. (tos/lin)
Editor : Abdul Rochim