BLORA, RADARPATI.ID – Dicurhati tentang berbagai persoalan pertanian Bupati Blora Arief Rohman gerak cepat.
Beberapa curhatan dari petani di wilayah Kecamatan Jiken itu seperti sulitnya pengairan, pemasaran pasca panen hingga usulan pembangunan jalan menuju ke areal pertanian, untuk mendukung transportasi hasil pertanian maupun sektor pariwisata.
Bupati Arief langsung gerak cepat (gercep) menanggapi usulan maupun kendala yang dihadapi para petani di wilayah Kecamatan Jiken tersebut.
Terkait, keluhan petani cabai di Desa Ketringan, dia mendorong agar para petani bisa berinovasi menjual cabai dalam produk olahan seperti sambal dan sebagainya.
Dikemukakan, dinas terkait nantinya akan siap mendampingi petani dalam mengolah dan memasarkan.
Termasuk dalam menstabilkan harga cabai.
“Pak Kadinas DP4 tolong ditindaklanjuti kira-kira solusi apa agar cabai produk-produk para petani di Jiken ini bisa sesuai harapan petani. Harganya baik.''
Terkait irigasi, tambah Bupati, persoalan air menjadi mayoritas kendala yang dihadapi petani Blora.
Untuk itu Bupati meminta dinas terkait untuk memetakan potensi yang ada, seperti pembuatan embung, sumur bor dan sebagainya.
“Segera di survei Pak Kadinas. Terkait sumur bor, kalau sumbernya ada, dihitung kebutuhan anggarannya seperti apa,” Bupati yang akrab disapa Mas Arief itu.
Soal pembangunan ruas jalan yang ada di wilayah Jiken, Bupati tandaskan bahwa sudah dipetakan dan direncanakan.
Dikatakan, pembangunan akan terus dilakukan secara bertahap, mengingat keterbatasan anggaran.
Sejumlah ruas jalan yang memegang peran penting untuk transportasi hasil pertanian, mobilitas warga, hingga akses pariwisata, akan menjadi perhatian.
Terkait dengan usulan perbaikan jalan menuju Nglebur.
Bupati Arief mengungkapkan, bahwa pembangunannya sudah diusulkan ke Pemerintah Pusat dan segera dibangun dalam waktu dekat.
Dikatakan, ruas jalan Cabak - Nglebur- Bleboh sudah diusulkan pusat.
''Kemarin saya cek kesana masih ada anggarannya. InsyaAllah tahun ini dibangun. Kita mau dapat bantuan dari Presiden untuk pembangunan Cabak arah Nglebur kalau tidak salah Rp 23 Miliar,” imbuhnya.
Menurutnya, ruas jalan tersebut memegang peran penting sekaligus akses menuju kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Karena prioritas kita terus kawal,” tuturnya.
Berikut sejumlah bantuan pertanian dan sarana prasarana irigasi yang diserahkan Bupati Arief dengan didampingi Forkopimcam Jiken kepada 20 penerima manfaat.
Diantaranya, hand traktor dari APBD DAU 2024, pompa air dan cultivator dari APBD DBHCHT 2024. Kemudian dari APBN Ditjen PSP 2024 berupa pompa air 3 inch dan traktor roda 2, termasuk pembangunan irigasi air tanah dangkal tanaman pangan di Desa Ketringan dan Bangowan bersumber dari APBD (DAK) tahun 2024. (TOS)
Editor : Abdul Rochim