BLORA, RADARPATI.ID – Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati ogah maju di Pilkada Blora 2024 mendatang.
Sementara Bupati Arief Rohman juga digadang-gadang telah melirik bakal calon wakil bupati lain. Hampir dipastikan pasangan Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati pecah kongsi.
Mereka tak lagi bersama pada Pilkada Blora November mendatang. Meski tak lagi diajak nyalon, Tri Yuli Setyowati atau yang sering disapa Etik itu santai menanggapi.
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blora yang semula mengantongi 59 persen lebih suara pada 2020 hingga kini masih populer.
Hanya secara terang-terangan Arief Rohman sudah tak akan mengajak Etik.
Arief Rohman pada pilkada mendatang lebih memilih berpasangan dengan Sri Setyorini, kakak kandung Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi, Agus Andrianto.
Baliho mereka berdua pun sudah terpasang di mana-mana dengan tagline Blora Asri.
Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati atau yang akrab disapa Etik itu memilih santai. Bahkan ia sendiri tidak bernafsu untuk mengikuti kontestasi pilkada.
"Nggak-nggak, aku nggak budal (saya tidak nyalon, Red). Nggak," ujarnya singkat.
Ia pun menekankan bahwa usai mengemban amanah dan berakhir masa jabatan dia memilih kembali ke Cepu. Menjadi ibu rumah tangga.
"Kan kalian sudah tahu, kalau aku tidak nyalon," katanya.
Lebih lanjut, ketika ditanya terkait potensi PDI Perjuangan melawan kubu Arief Rohman, menurutnya masih dinamis. PDI Perjuangan sebelumnya juga telah membuka pendaftaran.
"Kemarin sudah buka pendaftaran. Ada satu yang mengembalikan. Kalau saya nggak daftar. Dari internal nggak," paparnya.
Hanya saja menurutnya semua tergantung putusan DPP PDI Perjuangan. Apakah akan berkoalisi dengan petahana atau membuat poros sendiri. (tos/war)
Editor : Achmad Ulil Albab