BLORA, RADARPATI.ID – Pembangunan terminal Cepu menuju proses selesai.
Namun, masih terlihat beberapa komponen terminal belum lengkap dan terpasang.
Jangka waktu enam bulan, kontraktor masih berkewajiban memperbaiki jika ada kerusakan.
Kepala Terminal Cepu Madun mengatakan, pihaknya masih menunggu proses pembersihan sisa-sisa proyek pembangunan yang ada di terminal.
Terutama pada bagian bangunan kios untuk para pedagang yang bakal menempati bangunan.
“Hari ini kami minta dibersihkan. Karena mau tidak mau besok kami gunakan untuk sosialisasi pedagang terminal," ujarnya.
Madun menjelaskan, pihaknya akan mengundang para pedagang untuk mendapat penjelasan terkait penempatan kios.
Sementara untuk keluar masuk jalur bus sudah bisa digunakan. Hanya saja pihaknya meminta sisa-sisa bangunan segera dibersihkan dari terminal.
"Untuk jalur bis sudah rampung dikerjakan. Seluruh armada bus parkir di belakang terminal untuk naik turunnya penumpang," ucapnya.
Pengawas Proyek Terminal Tipe A Cepu Agus mengatakan, pengerjaan proyek terminal tinggal finishing.
Pemasangan lantai bagian luar dan pemasangan papan informasi. Pihaknya mengaku bakal membersihkan bekas proyek sesegera mungkin.
“Minggu ini sudah selesai, dan sudah mulai bisa digunakan,” terangnya.
Agus mengatakan, setelah proyek selesai pihaknya masih mempunyai tanggung jawab pada proyek terminal.
Termasuk ketika dalam masa pemeliharaan 6 bulan ada kerusakan pada bangunan.
“Selama 6 bulan itu jika ada kerusakan masih jadi tanggung jawab kami,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya oleh Jawa Pos Radar Kudus, pembangunan terminal Cepu menelan anggaran negara Rp 32 Miliar, dikerjakan dua tahap.
Dalam proses pengerjaan terminal Cepu sempat terjadi penyesuaian desain terminal. (ari/him)
Editor : Abdul Rochim