SLEMAN - Pergantian pelatih yang dilakukan manajemen Semen Padang FC dengan menunjuk Imran Nahumarury menggantikan Dejan Antonic akan langsung mendapat ujian berat.
Kabau Sirah dijadwalkan menghadapi tuan rumah PSBS Biak pada pekan ke-25 BRI Super League, Senin (9/3/2026) pukul 20.30 WIB di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo itu diprediksi berjalan sengit.
Kedua tim saat ini sama-sama berada di papan bawah klasemen dan sedang berjuang keras menjauh dari ancaman degradasi.
Situasi klasemen menunjukkan persaingan yang sangat ketat.
Semen Padang masih menempati posisi juru kunci dengan koleksi 17 poin. Sementara PSBS Biak berada sedikit di atasnya.
Selisih poin dengan tim yang berada di batas aman, yakni Persijap Jepara, hanya sekitar tiga angka.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan belasan pertandingan, Imran Nahumarury dituntut segera memberikan dampak bagi tim.
Ia tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi karena Semen Padang membutuhkan tambahan poin secepat mungkin agar bisa keluar dari zona merah alias zona degradasi.
Rekam jejak pertemuan kedua tim juga menjadi tantangan tersendiri bagi Kabau Sirah.
Dalam beberapa pertemuan terakhir, Semen Padang belum mampu mengalahkan PSBS Biak.
Tim asal Papua tersebut mencatat dua kemenangan, sementara satu pertandingan lainnya berakhir imbang.
Pada pertemuan terakhir di kompetisi musim sebelumnya, Semen Padang harus mengakui keunggulan PSBS dengan skor 1-2.
Di laga lainnya kedua tim bermain imbang 1-1, sedangkan satu pertandingan lagi dimenangkan PSBS dengan skor 3-2.
Performa Semen Padang dalam lima laga terakhir juga belum stabil. Mereka hanya mencatat satu kemenangan, dua kekalahan, dan dua hasil imbang.
Satu-satunya kemenangan diraih saat menghadapi Persita Tangerang dengan skor 1-0.
Setelah itu, Kabau Sirah harus menelan kekalahan 0-3 dari Arema FC dan kalah telak 0-4 saat menghadapi Bhayangkara FC.
Mereka juga bermain imbang 2-2 melawan Malut United serta 0-0 ketika menghadapi PSIM Yogyakarta.
Di kubu lawan, PSBS Biak juga belum menunjukkan performa yang stabil.
Dalam lima pertandingan terakhir, mereka belum sekalipun meraih kemenangan. Tim tersebut mencatat empat kekalahan dan satu hasil imbang.
PSBS sempat kalah 1-2 dari Persik Kediri, takluk 2-4 dari PSIM, serta kalah 1-2 dari Persita dan 1-2 saat menghadapi PSM Makassar.
Satu-satunya tambahan poin didapat saat bermain imbang 1-1 melawan Persis Solo.
Menjelang pertandingan, Imran Nahumarury mengaku melihat semangat tinggi dari para pemainnya meski dirinya baru bergabung dengan tim beberapa hari sebelum laga.
Menurutnya, antusiasme pemain menjadi modal penting bagi Semen Padang dalam upaya keluar dari zona degradasi.
Sementara itu, bek Semen Padang Asyraq Gufron menyebut kondisi tim cukup baik menjelang pertandingan.
Ia berharap timnya mampu membawa pulang hasil positif dari laga tandang tersebut untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Editor : Abdul Rochim