RADAR PATI - Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 ketika Persik Kediri menjamu PSBS Biak Numfor di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis (5/3/2026) malam.
Laga yang sempat dikuasai tim tamu akhirnya berakhir imbang 1-1 setelah gol dramatis pada menit-menit akhir pertandingan.
PSBS lebih dulu memimpin lewat striker andalan mereka, Ruyery Blanco, sebelum akhirnya Persik Kediri menyamakan kedudukan melalui Hamra Hehanussa pada menit ke-80.
Blanco Pecah Kebuntuan di Awal Babak Kedua
Setelah babak pertama berjalan ketat tanpa gol, pertandingan langsung berubah tempo begitu memasuki babak kedua.
PSBS Biak tampil lebih agresif dan berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Persik.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-48. Serangan cepat yang dibangun dari lini tengah berhasil menembus barisan pertahanan Macan Putih.
Bola yang masuk ke area kotak penalti langsung disambar dengan penyelesaian dingin oleh Ruyery Blanco.
Striker asal Kolombia tersebut berhasil menaklukkan kiper Persik dan membawa PSBS unggul 0-1 di kandang lawan.
Gol ini sekaligus menjadi momentum penting bagi tim tamu yang sebelumnya harus bekerja keras menghadapi tekanan Persik di babak pertama.
Sepanjang musim ini, Blanco memang menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di skuad PSBS.
Ketajamannya di depan gawang membuatnya kerap menjadi pembeda dalam banyak pertandingan penting.
Persik Bangkit, Hehanussa Jadi Penyelamat
Tertinggal di depan pendukung sendiri membuat Persik Kediri meningkatkan intensitas serangan.
Tim asuhan pelatih Persik mulai menekan sejakpertengahan babak kedua dengan beberapa peluang berbahaya.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80.
Persik Kediri sukses memanfaatkan situasi bola di area pertahanan PSBS yang tidak terorganisir dengan baik.
Bek Persik, Hamra Hehanussa, muncul sebagai pahlawan setelah berhasil memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti.
Dengan penyelesaian yang tepat, ia mampu menaklukkan kiper PSBS dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut langsung disambut gemuruh suporter Persik di Stadion Brawijaya yang sebelumnya sempat tegang melihat tim kesayangan mereka tertinggal.
Laga Berjalan Semakin Terbuka
Setelah gol penyama kedudukan, pertandingan berubah semakin terbuka.
Kedua tim sama-sama mencoba mencari gol kemenangan pada sisa waktu pertandingan.
Persik Kediri berusaha memanfaatkan momentum dukungan suporter, sementara PSBS Biak tetap berbahaya lewat serangan balik cepat yang dipimpin oleh Ruyery Blanco.
Namun hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Skor 1-1 pun bertahan hingga pertandingan selesai.
Susunan Pemain
Persik Kediri
Dikri Yusron; Agil Munawar, Hamra Hehanussa, Anderson Nascimento, Yusuf Meilana; Renan Silva, Rohit Chand, Ze Valente; Flavio Silva, Jeam Kelly Sroyer, Irfan Bachdim.
PSBS Biak Numfor
Fitrul Dwi Rustapa; Fabiano Beltrame, Alfeandra Dewangga, Yohanis Nabar; Takuya Matsunaga, Paulo Sitanggang, Marinus Wanewar; Alexsandro, Ruyery Blanco, Todd Rivaldo Ferre.
Persaingan Liga 1 Semakin Ketat
Hasil imbang ini membuat duel antara Persik Kediri dan PSBS Biak semakin menegaskan ketatnya persaingan di papan tengah Liga 1 Indonesia musim ini.
Kedua tim sama-sama menunjukkan kualitas dan mental kuat dalam pertandingan yang berlangsung intens sejak awal hingga akhir.
Bagi PSBS Biak, hasil ini tetap menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing bahkan saat bermain di kandang lawan.
Sementara bagi Persik Kediri, gol Hamra Hehanussa menjadi bukti semangat juang Macan Putih yang tidak menyerah hingga menit terakhir.
Jika performa seperti ini terus dipertahankan, bukan tidak mungkin kedua tim akan menjadi kejutan dalam perebutan posisi klasemen pada sisa musim kompetisi.
Editor : Mahendra Aditya