JAKARTA - Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Borneo FC Samarinda berlangsung sengit sejak menit awal.
Babak pertama ditutup tanpa gol dengan skor 0-0, namun Persija berhasil memecah kebuntuan di awal babak kedua.
Pada paruh pertama, kedua tim tampil disiplin dan berhati-hati.
Peluang emas sempat tercipta melalui sepakan keras Allano yang memanfaatkan umpan dari Ajaraie Alladine.
Namun, kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, tampil sigap dengan menepis bola dan menjaga gawangnya tetap aman.
Ketatnya laga membuat wasit A Setiawan harus mengeluarkan tiga kartu kuning di babak pertama.
Kartu kuning pertama diberikan pada menit ke-38 kepada Oleg Pamungkas D. s
etelah melanggar Peralta. Lima menit berselang, tepatnya menit ke-43, Peralta M. juga diganjar kartu kuning akibat pelanggaran terhadap Fabio Calonego.
Menjelang turun minum, pada menit 45+1’, Jordi Amat menerima kartu kuning usai melakukan tekel terhadap Peralta.
Wasit A Setiawan kemudian meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama dengan skor imbang 0-0.
Memasuki awal babak kedua, Persija langsung tampil agresif.
Hasilnya, Gustavo berhasil menjebol gawang Nadeo Argawinata melalui sontekan tipis memanfaatkan umpan silang matang.
Gol tersebut membawa Persija unggul 1-0 atas Borneo FC dan mengubah jalannya pertandingan.
Keunggulan itu menjadi modal penting bagi Persija untuk mengendalikan permainan, sementara Borneo FC berupaya bangkit guna menyamakan kedudukan.
Editor : Abdul Rochim