BANDUNG - Persib Bandung terus menunjukkan intensitas tinggi saat menjamu Ratchaburi FC.
Namun meski sempat memecah kebuntuan, Maung Bandung masih berada dalam tekanan besar karena tetap tertinggal agregat dua gol dari hasil leg pertama.
Sejak awal laga, Persib tampil dominan dalam penguasaan bola.
Baca Juga: HASIL AKHIR : Persib Menang 1-0 atas Ratchaburi, tapi Tersingkir dari ACL Two dengan Agregat 1-3
Lini tengah dikuasai dengan baik, membuat Ratchaburi lebih banyak menunggu di area pertahanan sendiri.
Pada menit ke-16, Persib mendapat tendangan penjuru, tetapi peluang itu belum menghasilkan tembakan tepat sasaran.
Ancaman berlanjut lewat bola mati. Tendangan bebas Thom Haye pada menit ke-20 mengarah ke kotak penalti, namun sundulan Uilliam Barros belum menemui target.
Berguinho juga aktif melakukan penetrasi dari sisi sayap, meski kerap dihentikan kawalan ketat pemain belakang lawan.
Ratchaburi sempat membalas lewat sepak pojok menit ke-24, tetapi sundulan mereka belum mengarah tepat ke gawang Teja Paku Alam.
Thom Haye tampil disiplin dengan dua kali memotong umpan berbahaya di area pertahanan, menjaga asa Persib tetap hidup.
Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil saat Andrew Jung menuntaskan tusukan Dewaangga menjadi gol.
Sempat dianulir, gol tersebut disahkan setelah tinjauan VAR.
Skor berubah, namun secara agregat Persib masih tertinggal 1-3 dan membutuhkan tambahan dua gol lagi hanya untuk menyamakan kedudukan.
Situasi makin rumit ketika Uilliam Barros menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap pemain Ratchaburi.
Bermain dengan sepuluh orang membuat tugas Persib semakin berat.
Dengan waktu yang terus berjalan dan defisit agregat yang belum terkejar, Persib kini tak hanya berpacu mencetak gol tambahan.
Tapi juga harus menjaga keseimbangan permainan dalam kondisi timpang jumlah pemain.
Misi comeback belum padam, tetapi jalan menuju perempat final masih terjal.
Editor : Abdul Rochim