TANGERANG – Pertandingan sengit tersaji saat Persita Tangerang menghadapi PSBS Biak.
Duel berlangsung penuh drama hingga masa injury time panjang, dengan Persita akhirnya mengamankan kemenangan tipis 2-1.
Sejak awal laga, Persita tampil agresif. Rayco menjadi motor serangan lewat pergerakan eksplosif dan suplai umpan dari sisi kiri.
Sejumlah peluang tercipta melalui kombinasi Rayco dan Zalnando, namun penyelesaian akhir belum maksimal.
PSBS sempat memberikan kejutan lewat serangan balik cepat yang berujung gol lebih dulu.
Namun Persita mampu bangkit dan membalikkan keadaan.
Gol penyama kedudukan lahir dari aksi Rayco yang menusuk dari sisi kiri dan melepaskan sepakan kaki kanan yang tak mampu dihentikan kiper lawan.
Momentum penting terjadi pada menit ke-69 ketika Haryanto dijatuhkan Nur Hidayat di kotak terlarang.
Setelah melakukan pengecekan VAR, wasit menunjuk titik putih. Eber yang maju sebagai eksekutor gagal menuntaskan peluang emas tersebut.
Meski penalti terbuang, Persita tetap menjaga tekanan hingga akhirnya unggul 2-1.
Memasuki menit ke-76, PSBS meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Pelanggaran yang dilakukan Esal Sahrul memberi kesempatan tendangan bebas bagi tim tamu.
Luquinhas melepaskan eksekusi melengkung yang nyaris berbuah gol, namun bola masih belum mengubah kedudukan.
Hingga waktu normal 90 menit, skor tetap 2-1 untuk Persita.
Wasit kemudian memberikan tambahan waktu cukup panjang, yakni 10 menit.
Di masa krusial itu, PSBS terus menekan, sementara Persita mencoba memanfaatkan serangan balik dan bola-bola sayap.
Rayco kembali menjadi kreator peluang.
Pada menit ke-98, ia mengirim umpan silang berbahaya ke kotak penalti, tetapi belum ada rekan setim yang mampu mengonversinya menjadi gol tambahan.
Tekanan terus berlangsung hingga menit ke-100.
Namun tak ada gol tercipta lagi sampai peluit panjang dibunyikan.
Skor 2-1 bertahan, memastikan Persita mengamankan tiga poin dalam laga penuh tensi tersebut. (him)
Editor : Abdul Rochim