TANGERANG – Persita Tangerang harus menerima hasil pahit setelah takluk 0-1 dari PSBS Biak.
Meski tampil lebih dominan dan menguasai jalannya laga, Pendekar Cisadane tak mampu memaksimalkan sederet peluang yang tercipta.
Sejak awal pertandingan, Persita langsung tampil menekan.
Rayco menjadi aktor utama serangan dengan beberapa umpan berbahaya.
Pada menit ke-11, pergerakannya kembali mengancam pertahanan PSBS, namun peluang emas itu belum berbuah gol.
PSBS juga mencoba merespons lewat serangan cepat di menit-menit awal, meski intensitasnya tak setinggi tuan rumah.
Persita terus membombardir pertahanan lawan, terutama dari sisi kiri melalui kombinasi Zalnando dan Rayco yang berkali-kali mengirim umpan silang berbahaya.
Menit ke-14, crossing Zalnando disambut tandukan striker Persita, tetapi bola masih melenceng.
Peluang demi peluang terus berdatangan.
Pada menit ke-28, skema rapi dari Mario Jardel yang diteruskan ke Zulfan lalu ke Alexa kembali gagal dikonversi menjadi gol.
Finishing Alexa belum menemui sasaran. Sepakan lain dari dalam kotak penalti usai tusukan Zalnando juga melambung.
Tamirlan Kusubaev sempat melepaskan tembakan jarak jauh yang memaksa kiper PSBS melakukan penyelamatan.
Hingga menit ke-44, dominasi Persita belum membuahkan hasil.
Justru PSBS yang berhasil memecah kebuntuan.
Serangan balik cepat diawali oleh Ilhamudin Armayn yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Persita.
Bola dialirkan ke Luquinhas sebelum diteruskan kepada Ruyeri.
Dengan penyelesaian tenang, Ruyeri menjebol gawang tuan rumah dan membawa PSBS unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam laga ini.
Persita yang tampil agresif harus membayar mahal kegagalan memaksimalkan peluang.
Sementara PSBS menunjukkan efektivitas lewat satu serangan balik yang menentukan. (him)
Editor : Abdul Rochim